Pranala.co, BALIKPAPAN – Sejumlah proyek infrastruktur di Balikpapan terus dikebut. Fokus utamanya penanggulangan banjir lewat pembangunan dan peningkatan drainase di berbagai titik kota.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Balikpapan, Rita, memastikan mayoritas pekerjaan masih sesuai jadwal. Meski begitu, sejumlah hambatan teknis sempat muncul di lapangan.
“Hampir semua paket pekerjaan ditarget selesai pada akhir kontrak, Desember 2025. Memang ada kendala, salah satunya di Jalan Ahmad Yani karena pipa Pertamina. Tapi sudah ada rekomendasi, sehingga pekerjaan bisa dikejar kembali,” ujar Rita, Sabtu (30/8).
Ia menegaskan pihaknya rutin melakukan evaluasi mingguan. Tujuannya memastikan progres tidak meleset dari jadwal.
“Metode pelaksanaan diarahkan lebih efisien. Apalagi banyak UMKM yang terdampak sementara akibat pekerjaan ini,” jelasnya.
Salah satu proyek yang sempat mengalami deviasi adalah peningkatan drainase di kawasan Balikpapan Baru oleh CV Serkan Sentra Sejati.
Tenaga ahli kontraktor, Kartiwin, menyebut progres baru mencapai 8,21 persen dari target 11,94 persen. Artinya masih minus 3,08 persen.
“Keterlambatan karena masih tahap sosialisasi dengan warga dan persiapan lahan. Tapi Insya Allah minggu ke-6 sudah bisa mengejar ketertinggalan. Pekerjaan dijadwalkan selesai akhir Desember,” tutur Wiwin, sapaan akrabnya.
Proyek ini bernilai Rp5,01 miliar dengan waktu pengerjaan 156 hari kalender. Ruang lingkupnya pemasangan dinding pelat beton sepanjang 260 meter.
Sementara itu, proyek drainase di Jalan Ahmad Yani oleh CV Makna Putra Perkasa sudah menunjukkan progres lebih cepat. Saat ini pekerjaan mencapai 30 persen.
Direktur pelaksana, Mahdi, menjelaskan metode pengecoran dilakukan bertahap. Tujuannya agar akses ruko dan kendaraan warga tetap terjaga.
“Sejauh ini sudah terpasang 46 meter. Targetnya pengecoran utama bisa selesai pada minggu ketiga bulan ini,” ungkap Mahdi.
Namun, ia tak menampik adanya hambatan. Salah satunya padatnya parkir di sepanjang deretan ruko.
“Kami kerja siang malam untuk percepatan. Insya Allah minggu depan progres bisa plus,” tegasnya.
Pemkot Balikpapan menargetkan seluruh proyek drainase tahun ini rampung tepat waktu. Harapannya, manfaat dari pembangunan bisa segera dirasakan masyarakat, khususnya dalam mengurangi risiko banjir di titik-titik rawan. (sr)


















