Pranala.co, BALIKPAPAN — Kasus pencurian dengan kekerasan yang terjadi di Kantor Pos Indonesia Kantor Cabang Pembantu (KCP) Sepinggan, Balikpapan masih menjadi fokus penyelidikan kepolisian. Tim gabungan bergerak. Jejak pelaku terus ditelusuri.
Penyelidikan dilakukan oleh Polda Kalimantan Timur bersama Polresta Balikpapan dan Polsek Balikpapan Selatan. Sejumlah saksi telah dimintai keterangan sejak peristiwa terjadi Sabtu (13/12/2025).
Peristiwa itu mengakibatkan seorang karyawan Kantor Pos mengalami luka bacok di bagian kepala. Korban diketahui bernama Soni Krismawan, 52 tahun.
Kanit Reskrim Polsek Balikpapan Selatan, Iptu Iskandar Ilham, mengatakan pemeriksaan saksi masih berlangsung. Polisi juga dibantu tim Jatanras Polda Kaltim dan Jatanras Polresta Balikpapan.
“Untuk sementara, sudah tiga saksi kami periksa,” ujar Iskandar, Senin (15/12/2025).
Para saksi tersebut terdiri dari saksi mata yang melihat langsung kejadian, anak korban, serta seorang warga di sekitar lokasi. Sementara korban belum dimintai keterangan karena masih menjalani perawatan medis.
“Begitu kondisi korban membaik, kami akan segera meminta keterangan,” jelas Iskandar.
Selain memeriksa saksi, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti dari tempat kejadian perkara. Bukti tersebut menjadi petunjuk penting untuk mengungkap pelaku dan kronologi kejadian secara utuh.
Polisi juga telah bersurat ke pihak Kantor Pos. Tujuannya untuk menunjuk petugas yang membantu membuka data komputer. Langkah itu diperlukan guna menghitung secara pasti kerugian akibat peristiwa tersebut.
“Proses penyelidikan masih berjalan. Kami terus bekerja,” tegas Iskandar.
Ia juga mengimbau masyarakat yang memiliki informasi, sekecil apa pun, agar segera melapor ke kepolisian. Informasi dari warga dinilai sangat membantu percepatan pengungkapan kasus.
Peristiwa itu sendiri sempat menggegerkan warga sekitar. Sore yang semula sepi di kawasan Sepinggan Raya mendadak ricuh setelah terdengar teriakan minta tolong.
Warga yang datang ke lokasi mendapati seorang pria tergeletak bersimbah darah di depan Kantor Pos KCP Sepinggan. Korban mengalami luka serius di bagian kepala akibat bacokan senjata tajam.
Kapolresta Balikpapan, Kombes Pol Anton Firmanto, menyebut kuat dugaan peristiwa tersebut merupakan tindak pidana pencurian yang disertai kekerasan.
“Dugaan awal mengarah pada pencurian dengan kekerasan. Hal ini dikuatkan dari luka-luka yang dialami korban,” ujar Anton.
Meski mengalami luka cukup serius, korban dipastikan masih dalam kondisi hidup. Ia segera dievakuasi ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
“Korban selamat dan sudah mendapatkan perawatan,” kata Anton.
Dokter ahli forensik RSKD Balikpapan, dr. Heryadi Bawono Putro, menjelaskan korban mengalami enam luka bacok di bagian kepala. Namun luka tersebut tidak terlalu dalam.
“Luka mengenai permukaan kulit dan otot. Tidak sampai menembus tulang,” jelasnya. (*)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami


















