PANGKEP – Suasana lobi Kantor Bupati Pangkep, Senin (11/8/2025), tampak berbeda. Kursi-kursi donor berderet. Petugas kesehatan sibuk menyiapkan peralatan. Di sudut ruangan, warga menunggu giliran.
Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Pangkep menggelar aksi donor darah sebagai bagian dari perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Bukan sekadar seremonial. Kegiatan ini juga menjadi ajakan nyata kepada masyarakat untuk ikut berperan dalam aksi kemanusiaan.
Pendonor datang dari berbagai unsur. Mulai dari pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Aparatur Sipil Negara (ASN), tenaga harian lepas, hingga masyarakat umum.
Kegiatan ini digelar atas kerja sama Pemkab Pangkep dengan dinas kesehatan di sejumlah kecamatan dan puskesmas setempat.
Penanggung jawab kegiatan, dr. Waode Rusdiah, M.Kes, Sp.PK, menargetkan terkumpul setidaknya 30 kantong darah dari kegiatan ini.
“Donor darah sebelumnya juga sudah terlaksana di delapan puskesmas. Setiap kali turun, target kita 30 kantong,” ujarnya.
Darah yang terkumpul akan disalurkan untuk memenuhi kebutuhan di wilayah Pangkep dan sekitarnya.
Menurut dr. Waode, kegiatan seperti ini sebaiknya tidak hanya digelar saat momen peringatan.
“Kami berharap donor darah bisa menjadi agenda rutin. Dengan begitu, persediaan darah untuk pasien yang membutuhkan selalu aman,” harapnya. [IRWAN]


















