SANGATTA, Pranala.co – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) memastikan tradisi pawai takbir keliling kembali digelar untuk menyambut Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah/2026 Masehi. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung malam 1 Syawal, menyesuaikan hasil sidang isbat pemerintah.
Pawai akan dimulai pukul 19.30 Wita atau setelah pelaksanaan salat Isya. Kegiatan dipusatkan di kawasan Bukit Pelangi, Sangatta, yang selama ini menjadi titik keramaian perayaan hari besar keagamaan di Kutim.
Berdasarkan surat edaran Bupati Kutim Nomor 8-408-22/072/BUP tertanggal 11 Maret 2026, titik kumpul peserta berada di Masjid Agung Al Faruq Bukit Pelangi, tepatnya di depan Tugu Bulan Sabit. Dari lokasi tersebut, peserta akan bergerak mengikuti rute yang telah ditentukan hingga berakhir di Simpang Telkom Road 9.
Pemerintah daerah membuka partisipasi luas bagi masyarakat. Tidak hanya pengurus masjid dan majelis taklim, tetapi juga organisasi kemasyarakatan hingga pelaku usaha diundang untuk ikut memeriahkan malam takbiran.
Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman, menegaskan bahwa kegiatan ini terbuka untuk seluruh masyarakat, khususnya di wilayah Sangatta.
“Diharapkan masyarakat berpartisipasi mengikuti pawai takbir keliling dengan membawa mobil hias,” ujarnya, Selasa (17/3).
Ia menyebut, pawai takbir bukan sekadar tradisi tahunan, melainkan juga wujud rasa syukur umat Muslim dalam menyambut hari kemenangan setelah menjalani ibadah puasa Ramadan.
Untuk menjaga ketertiban dan keselamatan, panitia menetapkan sejumlah ketentuan teknis. Peserta diwajibkan menggunakan kendaraan roda empat jenis pikap. Kendaraan roda enam tidak diperkenankan ikut serta.
Selain itu, dimensi hiasan kendaraan dibatasi dengan tinggi maksimal 4 meter dari permukaan jalan dan lebar maksimal 2 meter. Setiap kendaraan juga hanya boleh diisi maksimal 10 orang.
Panitia juga melarang peserta membawa petasan serta menggunakan knalpot tidak standar yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.
Selama pawai berlangsung, peserta diimbau untuk mengumandangkan takbir, baik secara langsung maupun melalui pengeras suara dengan iringan musik Islami, guna menambah semarak malam Idulfitri di Sangatta. (HAF)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami


















