Pranala.co, SANGATTA – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kutai Timur tengah mempersiapkan program pasar murah di enam kecamatan sebagai upaya strategis pengendalian inflasi daerah menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.
program ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok selama Ramadan. Kepala Disperindag Kutim Nora Ramadhan mengungkapkan, setidaknya ada enam wilayah yang menjadi sasaran pasar murah.
Antara lain; Kecamatan Sangatta Utara, Bengalon, Kaliorang, Kaubun, Karangan, dan Kecamatan Sandaran.
Nora menjelaskan, pasar murah akan dilaksanakan secara bertahap dengan pertimbangan matang. Sangatta Utara dipilih sebagai kecamatan pertama yang disasar sebelum merambah ke wilayah lainnya.
“Ini memang perlu waktu, karena setiap program yang akan dilaksanakan harus melalui beberapa tahapan penting. Dengan tujuan agar dalam pelaksanaannya bisa berjalan dengan baik,” ujar Nora kepada awak media di Sangatta, Kamis (12/3/2026).
Selain intervensi pasar murah, Disperindag bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) mengintensifkan pemantauan harga bahan pokok setiap hari. Langkah ini bertujuan menjamin stabilitas harga dan ketersediaan stok di pasar tetap terjaga hingga Lebaran.
Berkaitan dengan fluktuasi harga bahan pokok penting (Bapokting), Nora menyebutkan kondisi sejauh ini masih relatif terkendali. Meskipun demikian, terdapat kenaikan pada beberapa komoditas, di antaranya: cabai rawit merah dan bawang merah.
Untuk mengatasinya, pihaknya telah berkoordinasi dengan instansi terkait guna memastikan distribusi komoditas mencukupi kebutuhan masyarakat menjelang Idulfitri.
“Alhamdulillah sampai saat ini semuanya masih stabil. Kami juga terus berkoordinasi dengan berbagai pihak agar berbagai kebutuhan bisa mencukupi hingga Lebaran nanti,” ungkap Nora. (RED)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami


















