Pranala.co, PENAJAM — Polres Penajam Paser Utara (PPU) berhasil mengungkap kasus dugaan pembunuhan yang terjadi di wilayah Sepaku, Kabupaten PPU. Pelaku utama berhasil ditangkap di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, berkat kerja sama tim gabungan lintas daerah.
Pengungkapan kasus ini diumumkan dalam konferensi pers yang digelar Selasa, 1 Juli 2025. Kapolres PPU, AKBP Andreas Alek Danantara, melalui Kasat Reskrim AKP Dian Kusnawan, mengapresiasi kerja keras tim gabungan dari Satreskrim Polres PPU, Jatanras Polda Kaltim, Satreskrim Polres Cianjur, dan Polsek Ciranjang.
Peristiwa tragis ini terjadi Sabtu, 31 Mei 2025, sekira pukul 10.00 WITA di Guest House Gendis, Jalan Negara RT 02, Desa Bumi Harapan, Kecamatan Sepaku. Korban diketahui bernama Widji Lestari (46), warga Tanah Grogot, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur (Kaltim).
Berdasarkan hasil penyelidikan, polisi menemukan jejak digital dari handphone milik korban yang aktif di wilayah Cianjur, Jawa Barat. Petunjuk ini menjadi kunci utama dalam mengungkap pelaku pembunuhan.
Tim Opsnal Polres PPU yang dipimpin AKP Dian Kusnawan bergerak cepat ke lokasi sinyal ponsel. Pada Kamis, 26 Juni 2025, polisi mengamankan seorang pria bernama Ahmad Saipul Rismanto yang kedapatan membawa ponsel korban.
Dari pemeriksaan, diketahui HP tersebut didapat dari Ridwan Nur Fallah (26), warga Desa Kertajaya, Kecamatan Ciranjang, Cianjur.
Tak lama berselang, Ridwan berhasil diamankan di rumah kontrakannya. Ia kemudian mengakui telah membunuh korban dan mengambil ponsel miliknya. Polisi turut menyita barang bukti berupa 1 unit HP OPPO A38 warna biru milik korban.
Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan pasal berlapis, antara lain: Pasal 354 KUHP (penganiayaan berat); Pasal 351 KUHP (penganiayaan); Pasal 339 KUHP (pembunuhan dengan rencana); Pasal 338 KUHP (pembunuhan); Pasal 362 KUHP (pencurian)
Ridwan kini telah dibawa ke Polres Penajam Paser Utara untuk menjalani penyidikan lebih lanjut.
Kapolres PPU mengimbau masyarakat untuk aktif melaporkan kejadian mencurigakan atau tindak pidana yang terjadi di lingkungan masing-masing. Partisipasi publik menjadi salah satu kunci keberhasilan dalam menjaga keamanan dan ketertiban.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah membantu memberikan informasi. Dukungan publik sangat penting untuk menciptakan lingkungan yang aman,” ujar AKP Dian Kusnawan.
[IRWAN]
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami


















