SAMARINDA, Pranala.co — Warga Kalimantan Timur (Kaltim) tak perlu khawatir kehabisan hewan kurban untuk Iduladha tahun ini. Jumlah sapi dan kambing tersedia jauh melampaui kebutuhan. Bahkan bisa dibilang: stoknya berlimpah.
“Untuk sapi misalnya, kebutuhan kita hanya 16.890 ekor. Tapi stok tersedia mencapai 24.834 ekor,” ujar Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Kaltim, Fahmi Himawan, Sabtu (25/5).
Samarinda menyumbang angka tertinggi. Sebanyak 6.957 ekor sapi tersedia di ibu kota provinsi itu. Disusul Kutai Kartanegara dengan 4.240 ekor, dan Balikpapan 4.000 ekor. Lainnya tersebar di tujuh kabupaten/kota lainnya.
Kabar baik juga datang dari ketersediaan kambing. Dari estimasi kebutuhan 6.689 ekor kambing untuk kurban, ternyata stok yang ada mencapai 11.373 ekor.
Dan lagi-lagi, Samarinda menjadi penyumbang terbesar dengan 5.191 ekor kambing tersedia.
“Jumlah ini insyaallah mencukupi untuk seluruh wilayah Kaltim. Tidak perlu impor tambahan mendesak dari luar daerah,” ujar Fahmi.
Stok boleh banyak, tapi bagaimana dengan keamanannya? Fahmi menjamin: sehat.
Ia menjelaskan bahwa ternak sapi yang berasal dari program Pengembangan Desa Korporasi Ternak (PDKT) dinyatakan bebas penyakit mulut dan kuku (PMK). Sebab dalam program ini, distribusi dan pembiakan bukan satu-satunya fokus. Kesehatan hewan dijaga dari hulu ke hilir.
Setiap sapi yang divaksinasi akan mendapatkan Surat Keterangan Bebas Kompartemen, semacam “paspor kesehatan” yang menunjukkan hewan tersebut telah bebas dari PMK maupun penyakit zoonosis lainnya.
“Tim dari Bidang Kesehatan Hewan rutin turun ke lapangan. Vaksinasi kita jalankan sesuai standar nasional,” tegasnya.
Lalu bagaimana dengan hewan kurban dari luar Kaltim. Menurut Fahmi, ada prosedur ketat. Semua hewan harus sudah divaksin di daerah asal, lalu menjalani karantina dan pemeriksaan ulang setibanya di Kaltim.
“Kalau ditemukan gejala sakit, langsung ditahan. Diberi pengobatan dan vitamin. Tidak boleh beredar sebelum sembuh dan dinyatakan layak konsumsi,” jelasnya.
Fahmi mengimbau masyarakat agar tidak tergiur harga murah tanpa melihat kondisi hewan. Pilih yang sudah diperiksa, punya SK Bebas Kompartemen, dan dibeli dari peternak terpercaya.
“Mari kita sambut Iduladha dengan hewan kurban yang sehat, aman, dan berkualitas,” pungkasnya. [RED]
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami

















Comments 2