Pranala.co, BALIKPAPAN — Aktivitas pelayaran di Pelabuhan Semayang Balikpapan terus meningkat. Lonjakan jumlah penumpang kapal laut tercatat cukup signifikan sepanjang enam bulan terakhir.
PT Pelni Cabang Balikpapan mencatat, dari Januari hingga Juni 2025, jumlah penumpang yang diberangkatkan mencapai 125.619 orang.
Angka ini meningkat sekitar 16 persen dibanding periode yang sama tahun lalu, yang hanya mencatatkan 108.479 penumpang.
“Peningkatan ini salah satunya karena momentum libur sekolah, Hari Besar Nasional, dan program diskon tiket 50 persen dari pemerintah,” ungkap Kepala Cabang PT Pelni Balikpapan, Ridwan Mandaliko, Rabu (2/7/2025).
Namun di luar faktor itu, menurutnya, mobilitas masyarakat memang terus tumbuh. Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, PT Pelni menyiagakan tiga kapal utama: KM Dorolonda; KM Bukit Siguntang; dan KM Lambelu.
Ketiga kapal ini melayani rute-rute strategis seperti Surabaya, Makassar, Parepare, NTT, dan wilayah Sulawesi lainnya. Ridwan menyebut, setiap kapal kini telah mendapat dispensasi kapasitas dari Kementerian Perhubungan.
“Biasanya hanya 2.000 penumpang. Kini bisa bawa sampai 3.000 penumpang,” jelasnya.
Sebagai contoh, KM Bukit Siguntang pada hari itu membawa 1.868 penumpang dengan rute Makassar, Maumere, Lewoleba, hingga Kupang.
Makassar dan NTT Paling Diminati
Dari seluruh rute, wilayah tujuan seperti Makassar, Bau-Bau, dan NTT menjadi favorit penumpang.
“Antusiasme masyarakat menuju daerah-daerah tersebut sangat tinggi,” kata Ridwan.
Meski lonjakan penumpang terjadi, Pelni belum berencana menambah jumlah kapal. Armada yang ada dinilai masih memadai dengan penambahan kapasitas tersebut.
Selain armada, PT Pelni juga memperkuat sisi keamanan dan kenyamanan penumpang.
Koordinasi dilakukan bersama KSOP Kelas I Balikpapan, PT Pelindo, serta TNI AL. Setidaknya 30–35 personel internal Pelni diterjunkan setiap keberangkatan, ditambah 8 personel TNI AL untuk mendukung pengamanan.
Sementara itu, dari pihak Kepolisian KP3 bertugas mengatur kelancaran alur lalu lintas dan menjaga keamanan di wilayah Pelabuhan Semayang Balikpapan.
PT Pelindo juga menyiapkan fasilitas pendukung seperti x-ray scanner untuk mengantisipasi barang-barang terlarang yang dibawa penumpang.
“Prinsip kami jelas, keselamatan dan kenyamanan penumpang tetap jadi prioritas utama,” tegas Ridwan.
Dengan pelayanan yang semakin prima, Pelni Balikpapan optimistis menghadapi puncak arus penumpang di masa mendatang.
“Kami sudah siapkan semuanya. Armada, SDM, pengamanan. Kami ingin semua berjalan tertib, aman, dan lancar,” pungkas Ridwan.

















