Pranala.co, SAMARINDA – Situasi keamanan di Kota Tepian kian membaik. Polresta Samarinda mencatat tren penurunan angka kriminalitas pada minggu ke-36 tahun 2025.
Data ini terungkap dalam kegiatan Analisa dan Evaluasi (Anev) Kamtibmas yang dipimpin Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Hendri Umar, Selasa (9/9/2025). Turut hadir Wakapolresta AKBP Heri Rusyaman, beserta pejabat utama Polresta Samarinda.
Dalam paparannya, jumlah gangguan Kamtibmas tercatat 19 kasus. Angka ini turun 26 persen dibanding minggu sebelumnya yang mencapai 26 kasus.
Menariknya, penyelesaian kasus justru meningkat. Jika pekan lalu ada 22 kasus yang tuntas, kali ini naik menjadi 23 kasus. Artinya, kinerja penegakan hukum semakin efektif.
Kapolresta Hendri Umar menegaskan, keberhasilan ini bukan akhir dari tugas. Ia menekankan pentingnya konsistensi.
“Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik dengan mengedepankan langkah preemtif, preventif, dan represif. Penurunan angka kriminalitas ini hasil kerja keras seluruh personel. Ini harus dipertahankan, bahkan ditingkatkan,” tegasnya.
Dalam arahannya, Kapolresta meminta jajarannya memperkuat patroli rutin. Fokus diarahkan ke pemukiman, jalan umum, dan titik rawan kejahatan.
Deteksi dini juga ditekankan untuk mengantisipasi curanmor, curat, hingga tindak pidana lain yang meresahkan warga.
Tak hanya mengandalkan polisi, Hendri Umar mengajak seluruh elemen masyarakat ikut menjaga lingkungan.
“Keamanan bukan hanya tugas kepolisian. Ini tanggung jawab kita bersama. Jika ada hal mencurigakan, segera laporkan agar bisa cepat ditindak,” pintanya.
Polresta Samarinda optimistis situasi Kamtibmas tetap terjaga. Sinergi antara polisi, pemerintah, dan masyarakat diyakini mampu memperkuat rasa aman bagi warga Samarinda dalam beraktivitas. (DIAS)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami

















