PANGKEP – Api melahap sebuah rumah di Desa Batara, Kecamatan Labakkang, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Minggu malam (17/8/2025). Dalam hitungan menit, bangunan itu rata dengan tanah.
Musibah yang diduga akibat korsleting listrik tersebut menimbulkan kerugian besar. Nilainya diperkirakan mencapai Rp150 juta. Beruntung, tidak ada korban jiwa.
Informasi kebakaran diterima sekira pukul 20.46 WITA. Tak lama, regu pemadam dari Satpol PP, Pemadam Kebakaran, dan Penyelamatan Pangkep langsung dikerahkan.
Empat unit armada meluncur ke lokasi, ditambah bantuan satu unit mobil pemadam dari Tonasa 2.
Sebanyak 20 personel regu A.2 bekerja bahu-membahu melawan api. Komandan Pleton Damkar Pangkep, Ince Irwan, mengatakan tim tiba pukul 20.56 WITA.
“Api sudah membesar dan menghanguskan sebagian besar rumah,” jelas Ince.
Proses pemadaman berlangsung dramatis. Petugas berjibaku memadamkan api agar tidak merembet ke rumah sekitar.
Sekira pukul 22.40 WITA, api benar-benar padam. Pendinginan pun dilakukan untuk memastikan tidak ada titik api tersisa.
“Kebakaran ini menghanguskan satu unit rumah tinggal. Tidak ada korban jiwa, tapi kerugian diperkirakan Rp150 juta,” kata Ince.
Kebakaran akibat korsleting listrik bukan kali pertama terjadi. Karena itu, Ince mengimbau warga lebih waspada.
“Pemeriksaan instalasi listrik harus dilakukan secara berkala. Kabel yang sudah tua atau rusak sebaiknya diganti. Ini langkah sederhana, tapi bisa mencegah musibah,” pesannya. (IR)


















