Pranala.co, PENAJAM – Dugaan keracunan dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur (Kaltim), masih dalam tahap penyelidikan. Aparat kepolisian memastikan proses pendalaman terus dilakukan untuk mengetahui penyebab pasti insiden yang terjadi, Rabu (11/2/2026).
Kapolres Penajam Paser Utara, AKBP Alek Andreas Danantara, menegaskan bahwa hingga kini belum dapat disimpulkan adanya unsur yang membahayakan nyawa. Namun, penyelidikan tetap berjalan.
“Apabila dalam pengembangan ditemukan ada unsur kesengajaan atau kelalaian, maka proses hukum akan dilakukan,” ujarnya di Penajam, Minggu.
Peristiwa ini mencuat setelah sebanyak 25 peserta didik mengalami keluhan kesehatan usai mengonsumsi menu MBG. Mereka mendapatkan penanganan medis di Puskesmas Waru dengan gejala sakit perut, muntah, hingga sesak napas.
Mendapat laporan tersebut, tim gabungan yang terdiri atas personel Polres Penajam Paser Utara, pemerintah kabupaten, serta dinas kesehatan setempat langsung turun ke lokasi untuk melakukan penanganan awal dan pengumpulan data.
Seluruh sampel makanan yang dikonsumsi telah diamankan. Saat ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Penajam Paser Utara tengah melakukan uji laboratorium guna memastikan penyebab pasti keluhan para peserta didik.
Menu MBG dalam kejadian tersebut disalurkan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kecamatan Waru yang dikelola Yayasan Bakti Benuo Taka.
Kapolres menekankan bahwa kepolisian masih menunggu hasil uji laboratorium sebelum mengambil langkah hukum lebih lanjut. Penanganan dilakukan secara hati-hati dan berdasarkan fakta yang terverifikasi.
Pemerintah daerah bersama aparat penegak hukum memastikan penanganan kasus ini dilakukan secara transparan.
Hasil pemeriksaan laboratorium nantinya akan menjadi dasar untuk menentukan langkah berikutnya, termasuk kemungkinan adanya unsur kelalaian atau faktor lain yang menyebabkan insiden tersebut. (RED)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami















