BERAU, Pranala.co – Pengungkapan kasus narkotika dengan barang bukti mencapai 10 kilogram di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur (Kaltim) menuai apresiasi dari kalangan legislatif. Keberhasilan aparat kepolisian dinilai sebagai langkah nyata dalam menekan peredaran narkoba di daerah tersebut.
Wakil Ketua I DPRD Berau, Subroto, menyampaikan penghargaan atas kinerja jajaran kepolisian yang berhasil menggagalkan peredaran sabu dalam jumlah besar.
“Ini langkah luar biasa dari Polres Berau. Kami sangat mengapresiasi kerja keras aparat,” ujarnya, Rabu (18/3/2026).
Menurut Subroto, keberhasilan tersebut menunjukkan keseriusan aparat dalam memberantas peredaran narkotika yang selama ini menjadi ancaman serius bagi masyarakat.
Ia menegaskan, narkoba tidak hanya merusak generasi muda, tetapi juga berpotensi memicu berbagai tindak kriminal lain.
“Peredaran narkotika ini dampaknya sangat luas. Harus ditangani secara tegas dan berkelanjutan,” katanya.
Meski mengapresiasi pengungkapan kasus tersebut, Subroto mengingatkan agar penanganan tidak berhenti pada satu kasus saja. Ia mendorong kepolisian untuk terus mengembangkan penyelidikan hingga ke jaringan yang lebih luas.
Langkah ini dinilai penting untuk memutus mata rantai peredaran narkoba dari hulu hingga hilir. “Jangan berhenti di sini. Telusuri sampai ke jaringan besar di belakangnya,” tegasnya.
Subroto juga menekankan pentingnya penegakan hukum yang tegas terhadap seluruh pelaku, baik kurir maupun bandar.
Menurutnya, tidak boleh ada celah bagi pelaku kejahatan narkotika untuk kembali beroperasi di Berau.
“Ditindak tegas sesuai hukum yang berlaku. Tanpa pandang bulu,” ujarnya.
Selain peran aparat, ia mengajak masyarakat untuk turut berpartisipasi dalam memerangi peredaran narkoba. Salah satunya dengan melaporkan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.
Sinergi antara aparat penegak hukum dan masyarakat dinilai menjadi kunci utama dalam menciptakan lingkungan yang aman dan bersih dari narkotika.
“Dengan kerja sama yang kuat, kita harapkan Berau bisa terbebas dari ancaman narkoba,” pungkasnya. (ADS/DPRD BERAU)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami















