WASHINGTON – Keputusan mengejutkan datang dari Presiden Amerika Serikat, Joe Biden, yang mengumumkan pengunduran dirinya dari pencalonan dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) AS 2024.
Pengumuman ini disampaikan Biden melalui media sosial, menandai langkah besar dalam dinamika politik Amerika Serikat menjelang pemilihan yang akan digelar pada 5 November mendatang.
Dalam pernyataannya, Biden menyebut bahwa keputusan ini diambil demi kepentingan terbaik Partai Demokrat dan negara.
“Merupakan kehormatan terbesar dalam hidup saya untuk melayani sebagai presiden Anda. Meskipun niat saya adalah untuk mencalonkan diri kembali, saya yakin demi kepentingan terbaik partai dan negara saya jika saya mundur dan hanya memenuhi tugas saya sebagai presiden selama sisa masa jabatan,” kata Biden.
Biden juga menyampaikan apresiasi kepada Wakil Presiden Kamala Harris yang telah menjadi mitra setianya. “Saya ingin berterima kasih kepada Wakil Presiden Kamala Harris karena telah menjadi mitra yang luar biasa dalam semua pekerjaan ini,” ujarnya.
Ia juga mengungkapkan penghargaan yang mendalam kepada rakyat Amerika atas kepercayaan yang telah diberikan kepadanya selama masa jabatannya.
Kabar pengunduran diri Biden ini dilaporkan oleh Reuters pada Minggu (21/7), yang menyebut bahwa keputusan ini muncul setelah Partai Demokrat kehilangan kepercayaan terhadap kondisi mental dan kemampuan Biden untuk mengalahkan pesaingnya, Donald Trump.
Para petinggi partai sempat cemas dan berupaya membujuk Biden untuk membatalkan rencananya mencalonkan diri lagi di pilpres tahun ini.
Kekhawatiran Demokrat memuncak setelah penampilan Biden dalam debat perdana melawan Trump pada 24 Juni lalu. Penampilan tersebut membuat partai khawatir bahwa Biden mungkin tidak cukup sehat untuk menjalani masa jabatan kedua.
Elektabilitas Trump yang terus mengungguli Biden dalam sebagian besar jajak pendapat juga menambah tekanan bagi Biden.
Hingga saat ini, belum ada pengumuman resmi tentang siapa yang akan menggantikan Biden sebagai calon dari Partai Demokrat dalam Pilpres AS 2024.
Keputusan ini tentu membuka pintu spekulasi mengenai calon-calon potensial yang akan diusung oleh Demokrat untuk menghadapi Trump dalam pemilihan mendatang. (*)
*) Ikuti berita terbaru PRANALA.co di Google News ketuk link ini dan jangan lupa difollow


















Comments 2