BONTANG, Pranala.co — Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, menyampaikan Nota Pengantar Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025. Dalam laporan pertanggungjawabannya, Neni mengungkapkan capaian signifikan di berbagai sektor pembangunan, mulai dari peningkatan kualitas hidup masyarakat hingga transformasi layanan publik.
Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Bontang mencapai angka 83,04, masuk dalam kategori sangat tinggi. Capaian ini didukung oleh penurunan angka kemiskinan dan pengangguran yang menjadi indikator penguatan arah pembangunan daerah.
Jumlah penduduk miskin berkurang dari 7.110 jiwa pada 2024 menjadi 6.180 jiwa pada 2025, atau turun 930 jiwa. Sementara itu, tingkat pengangguran terbuka juga menurun menjadi 6,36 persen.
“Capaian ini menegaskan bahwa berbagai program pembangunan, khususnya di bidang ekonomi, mulai memberikan hasil nyata bagi masyarakat,” ujar Neni di Bontang, Senin (30/3/2026).
Kekuatan pembangunan Bontang tidak hanya terletak pada angka makro. Di baliknya, terdapat berbagai program strategis yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat.
Di sektor pendidikan, ribuan siswa menerima bantuan perlengkapan sekolah, sementara ratusan guru mendapatkan dukungan perangkat teknologi. Transformasi digital juga dipercepat melalui distribusi papan tulis pintar dan tablet di sekolah-sekolah.
Pada sektor kesehatan, capaian Universal Health Coverage (UHC) 100 persen memastikan seluruh masyarakat memiliki akses layanan kesehatan. Program “Gercep Zero Stunting” turut memperkuat intervensi terhadap keluarga berisiko, balita, hingga remaja putri.
Sementara itu, pembangunan infrastruktur terus digencarkan melalui program penerangan jalan, perluasan jaringan gas rumah tangga, hingga peningkatan akses air bersih dan sanitasi. Penataan kawasan kota dan rehabilitasi rumah tidak layak huni juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas lingkungan permukiman.
Di akhir penyampaiannya, Wali Kota menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan daerah. Ia menegaskan bahwa keberhasilan tersebut merupakan hasil sinergi bersama.
“Kami menyadari bahwa keberhasilan ini adalah buah dari kolaborasi. Ke depan, sinergi harus terus diperkuat untuk mewujudkan Bontang yang lebih maju, sejahtera, dan berkelanjutan,” tuturnya. (ADS/BTG)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami
















