Pranala.co, BALIKPAPAN — Hujan deras yang mengguyur Kota Balikpapan, Minggu (31/8/2025), menyebabkan tanah longsor di Jalan Somber, RT 03, Balikpapan Barat. Longsoran material tanah menimpa rumah warga dan menyeret sebuah mobil hingga terperosok ke bawah.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun kerugian material dialami pemilik rumah dan kendaraan yang tertimpa.
Pemilik rumah, Lili, mengaku kaget saat mendengar suara gemuruh dari arah jalan. Jalan yang berada sekitar 3–4 meter di atas rumahnya tiba-tiba ambruk. Material tanah langsung menghantam dinding rumah.
“Posisi jalannya ada di atas rumah. Begitu longsor, tanah dan aspalnya langsung menimpa bangunan kami,” ujarnya dengan nada cemas.
Saat kejadian, ia bersama anggota keluarga masih berada di dalam rumah. Mereka berhasil menyelamatkan diri dengan keluar lewat jendela.
Selain rumah, sebuah sepeda motor yang terparkir juga tertimpa longsoran. “Kami berharap pemerintah segera memperbaiki lokasi ini. Takutnya kalau hujan lagi, longsor susulan bisa terjadi,” pinta Lili.
Dampak longsor tak hanya merusak rumah warga. Satu unit mobil yang terparkir di atas badan jalan ikut terperosok ke bawah.
Danru UPTD BPBD Balikpapan Utara, Supriyono, mengatakan pihaknya langsung turun ke lokasi setelah menerima laporan.
“Langkah pertama yang kami lakukan adalah memasang terpal di titik longsor. Tujuannya untuk menahan air hujan agar tidak semakin meluas dan menimpa rumah di bawahnya,” jelas Supriyono.
Proses evakuasi mobil dilakukan bersama Tim SAR Gabungan, TNI-Polri, relawan, dan warga sekitar. “Alhamdulillah, mobil bisa segera dievakuasi dan tidak ada korban jiwa,” tambahnya.
BPBD Balikpapan kini mengingatkan warga di kawasan rawan longsor agar selalu waspada, terutama saat hujan deras turun. Pemasangan terpal dan pengalihan aliran air dilakukan untuk meminimalisir risiko longsor susulan.
Bagi warga terdampak, pemerintah daerah juga menyiapkan pendampingan. “Keamanan dan kenyamanan warga tetap prioritas. Kami terus koordinasi agar lokasi ini segera tertangani,” pungkas Supriyono. (sr)

















