SAMARINDA, Pranala.co – Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Tahun Anggaran 2025 pada Rapat Paripurna ke-7 DPRD Kaltim, di Gedung Utama DPRD Kalimantan Timur, Jalan Teuku Umar, Karang Paci, Samarinda, Senin (30/3/2026).
Rapat paripurna tersebut memuat tiga agenda utama. Yakni penyampaian LKPj Gubernur 2025, pembentukan panitia khusus (pansus) DPRD untuk pembahasan, serta penyerahan pokok-pokok pikiran DPRD sebagai bahan penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027.
Dalam pemaparannya, Gubernur Rudy Mas’ud menjelaskan bahwa LKPj 2025 disusun berdasarkan pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 dengan mengacu pada sejumlah dokumen perencanaan pembangunan daerah.
Dokumen tersebut meliputi Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) 2025–2045, Rencana Pembangunan Daerah (RPD) 2024–2026, serta Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029.
Selain itu, penyusunan LKPj juga berpedoman pada Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2019 dan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 19 Tahun 2024, serta memuat tindak lanjut atas rekomendasi DPRD terhadap LKPj tahun sebelumnya.
Dari sisi keuangan daerah, pendapatan Provinsi Kalimantan Timur pada 2025 ditargetkan sebesar Rp19,149 triliun dan terealisasi Rp17,735 triliun atau mencapai 92,61 persen.
“Pendapatan tersebut bersumber dari Pendapatan Asli Daerah, pendapatan transfer, serta lain-lain pendapatan daerah yang sah,” ujar Gubernur.
Sementara itu, belanja daerah ditargetkan sebesar Rp21,696 triliun, dengan realisasi mencapai Rp19,372 triliun atau 89,28 persen. Belanja tersebut dialokasikan pada belanja operasi, belanja modal, belanja tidak terduga, serta belanja transfer.
Gubernur Kaltim juga memaparkan capaian pembangunan daerah yang mencakup empat tujuan dan sebelas sasaran strategis sebagai bagian dari visi “Kaltim Sukses Menuju Generasi Emas”.
Selain itu, program unggulan Pemprov Kaltim, yakni Gratispol dan Jospol, turut dilaporkan. Kedua program tersebut dijalankan melalui APBD Perubahan 2025 dengan target anggaran Rp3,584 triliun dan realisasi Rp3,057 triliun.
Capaian kinerja fisik program tercatat sebesar 90,76 persen, sementara capaian keuangan mencapai 85,26 persen. (RIL/RED)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami

















