Pranala.co, PANGKEP – Insiden pengeroyokan terjadi di Kampung Bontoa Luar, Kelurahan Bontoa, Kecamatan Minasatene, Pangkep, Minggu (31/8/2025).
Peristiwa ini berawal ketika seorang warga bernama Muhammad Taufik pulang dalam keadaan mabuk pada Sabtu dini hari sekira pukul 03.00 WITA. Saat itu, ia menggeber motor berulang kali hingga memicu emosi sekelompok pemuda yang sedang berkumpul di sekitar lokasi.
Emosi pun tak terbendung. Taufik menjadi sasaran pengeroyokan hingga mengalami luka lebam di bagian mata kanan.
Mendapat laporan warga, Bhabinkamtibmas Bontoa Aipda Muhaemin Fattah langsung mendatangi lokasi kejadian. Ia berusaha membujuk korban agar menyelesaikan peristiwa itu lewat jalur mediasi atau problem solving.
Namun, korban menolak. Taufik bersikeras ingin melanjutkan kasus ini ke ranah hukum.
“Korban sudah diarahkan untuk visum di Puskesmas Kalabbirang, kemudian membuat laporan resmi di Mapolsek Minasatene,” terang Kapolsek Minasatene.
Polisi memastikan kasus ini akan ditindaklanjuti sesuai prosedur hukum. Aparat akan memeriksa saksi-saksi sekaligus mengidentifikasi para pelaku pengeroyokan.
Pihaknya juga mengimbau masyarakat untuk menahan emosi dan tidak main hakim sendiri. Sebab, penyelesaian masalah dengan kekerasan hanya akan menimbulkan persoalan baru. (ir)


















