Pranala.co, BONTANG — Kreativitas kini menjadi modal penting dalam menggerakkan ekonomi daerah. Dari desain visual hingga seni tata rias, peluang usaha terbuka lebar bagi mereka yang mau mengasah keterampilan dan beradaptasi dengan kebutuhan pasar.
Itulah semangat yang diusung Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata-Ekonomi Kreatif (Dispopar-Ekraf) Kota Bontang melalui Workshop Desain Grafis dan Nusantara Bridal Makeup yang digelar di Ballroom Hotel Bukit Sintuk, Selasa (10/2/2026) pagi.
Kegiatan ini diikuti 56 peserta dan berlangsung selama dua hari, hingga Rabu (11/2/2026). Para peserta berasal dari berbagai latar belakang pelaku usaha dan ekonomi kreatif yang tengah mengembangkan, atau baru merintis, usaha di bidangnya masing-masing.
Kepala Dispopar-Ekraf Kota Bontang, Eko Mashudi, mengungkapkan tingginya minat masyarakat terhadap pelatihan tersebut. Dari dua jenis workshop yang diselenggarakan, jumlah pendaftar mencapai 238 orang.
“Yang mendaftar sebanyak 238 orang untuk dua pelatihan ini,” ujar Eko.
Menurutnya, tingginya animo menunjukkan bahwa sektor ekonomi kreatif semakin diminati dan dipandang sebagai peluang usaha yang menjanjikan oleh masyarakat Bontang.
Eko menjelaskan, tidak seluruh pendaftar dapat langsung mengikuti pelatihan. Dispopar menerapkan sejumlah kriteria dalam proses seleksi peserta. Salah satunya, calon peserta harus telah memiliki usaha atau setidaknya aktif sebagai pelaku ekonomi kreatif.
“Kami ingin pelatihan ini benar-benar tepat sasaran dan bisa langsung berdampak pada peningkatan kualitas usaha peserta,” jelasnya.
Dengan seleksi tersebut, diharapkan materi yang diberikan dapat langsung diterapkan dan memberikan nilai tambah bagi usaha yang sedang dijalankan.
Sementara itu, Staf Ahli Bidang Hukum dan Pemerintahan Kota Bontang, Anwar Sadat, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya workshop tersebut. Ia menilai kegiatan ini sebagai langkah konkret pemerintah daerah dalam memperkuat sektor ekonomi kreatif.
“Ini merupakan upaya Pemerintah Kota Bontang dalam memperkuat ekonomi kreatif sebagai salah satu pilar penting pembangunan ekonomi daerah,” kata Anwar Sadat mengutip laman PPID Bontang.
Menurutnya, pengembangan sumber daya manusia melalui pelatihan keterampilan menjadi kunci agar pelaku usaha lokal mampu bersaing di tengah perubahan tren dan kebutuhan pasar.
Melalui workshop desain grafis dan tata rias pengantin nusantara ini, Dispopar berharap peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan teknis, tetapi juga meningkatkan kualitas produk dan layanan usahanya.
Dengan keterampilan yang semakin terasah, para pelaku ekonomi kreatif diharapkan mampu menciptakan peluang usaha baru, memperluas pasar, serta berkontribusi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif di Kota Bontang. (RIL)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami



















