Pranala.co, PASER – Pencarian Muhammad Helmi (35), warga Desa Kerang, Kecamatan Batu Engau, Kabupaten Paser, masuk hari kedua, Selasa (20/1/2026). Helmi dilaporkan hilang disambar buaya saat menjala udang di Sungai Sangkuranai, Minggu (18/1/2026).
Komandan Regu Basarnas Balikpapan, Dwi Adi Wibowo, menyatakan seluruh unsur SAR dikerahkan untuk mempercepat pencarian.
“Tim SAR gabungan telah menyisir alur sungai dan memperluas area pencarian hingga radius dua kilometer dari lokasi kejadian,” ujar Dwi Adi.
Namun, tim menghadapi kendala di lapangan. Keberadaan buaya yang masih terlihat serta arus sungai yang berubah-ubah membuat operasi harus dijalankan dengan hati-hati.
“Kami tetap mengutamakan keselamatan personel. Meski begitu, operasi SAR dilaksanakan maksimal sesuai rencana,” tambahnya.
Berdasarkan laporan rekan korban, kejadian terjadi sekira pukul 14.30 WITA. Helmi sedang mengumpulkan udang hasil tangkapan ketika diseret ke sungai oleh buaya.
Rekan korban segera melapor ke Polsek Batu Engau, dan warga serta polisi langsung melakukan pencarian. Namun hingga malam hari, korban belum ditemukan.
Laporan resmi diterima Basarnas Balikpapan pukul 20.55 WITA, dan tim rescue bergerak menuju lokasi pukul 21.10.
Perjalanan dari Balikpapan sejauh 170 km memakan waktu 5 jam 40 menit sebelum tim bergabung dengan unsur SAR setempat.
Pada hari kedua, pencarian dilanjutkan dengan perahu karet dan perahu nelayan. Area pencarian diperluas hingga radius dua kilometer sesuai rencana operasi.
Hingga Selasa sore, tim SAR gabungan masih terus bekerja bersama warga dan aparat setempat. Basarnas Balikpapan menyatakan pencarian akan diteruskan sampai korban ditemukan atau sesuai ketentuan operasi SAR. (SON)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami



















