Pranala.co, BONTANG – Harapan baru bagi wajah birokrasi Kota Bontang kini bertumpu pada pundak 112 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Mayoritas dari mereka berasal dari Generasi Z—generasi yang lekat dengan teknologi, cepat beradaptasi, dan diharapkan mampu membawa semangat perubahan di tubuh aparatur sipil negara.
Pesan itu ditegaskan Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris, saat membuka Sosialisasi Penguatan Nilai BerAKHLAK dan Evaluasi Pasca Latihan Dasar (Latsar) CPNS di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota, Rabu (4/2/2026).
Di hadapan ratusan “darah segar” birokrasi tersebut, Agus Haris mengingatkan bahwa status aparatur sipil negara bukan sekadar profesi untuk mencari penghasilan, melainkan panggilan pengabdian kepada masyarakat.
“Kalian adalah insan terpilih dari ribuan pendaftar. Menjadi ASN bukan hanya soal pekerjaan, tetapi panggilan hati untuk melayani. Kecakapan digital yang kalian miliki harus berdampak nyata, terutama untuk membantu menurunkan angka kemiskinan dan pengangguran melalui sistem pelayanan yang transparan dan cepat,” ujar Agus Haris.
Ia menekankan bahwa kemajuan teknologi harus sejalan dengan etika pelayanan publik yang santun, humanis, dan berintegritas. Menurutnya, kecanggihan sistem tidak akan berarti tanpa sikap melayani yang tulus.
Menutup arahannya, Wakil Wali Kota Agus Haris kembali mengingatkan agar kecerdasan dan kecakapan digital para CPNS muda tersebut tetap diimbangi dengan sikap rendah hati dan disiplin kerja.
“Jangan memilih-milih tugas. Cintai pekerjaan di mana pun kalian ditempatkan. Disiplin adalah fondasi profesionalitas ASN. Dari situlah kepercayaan publik akan tumbuh,” pesannya.
Masuknya Generasi Z ke dalam birokrasi diharapkan tidak hanya mempercepat transformasi digital pelayanan publik, tetapi juga menghadirkan budaya kerja yang lebih responsif, beretika, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Dari tangan merekalah, wajah pelayanan publik Kota Bontang ke depan dipertaruhkan.
Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Bontang, Sudi Priyanto, melaporkan bahwa kualitas 112 CPNS tersebut dinilai sangat menjanjikan.
Para CPNS hasil seleksi tahun 2024 itu telah menjalani masa percobaan selama sekitar 10 bulan sejak surat keputusan pengangkatan diterbitkan pada 1 April 2025.
“Secara demografis, mereka didominasi kelahiran tahun 1990 hingga 2002. Ini generasi yang adaptif terhadap perubahan dan teknologi. Yang patut diapresiasi, seluruh CPNS dinyatakan lulus Latsar 100 persen, dengan predikat kinerja mayoritas ‘Baik’ hingga ‘Sangat Baik’, serta tanpa catatan pelanggaran disiplin,” kata Sudi.
Ia menjelaskan, para CPNS tersebut kini telah ditempatkan di 30 perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Bontang. Penempatan terbanyak berada di Dinas Kesehatan, mengingat kebutuhan layanan publik yang terus meningkat.
Selain itu, mereka juga mengisi formasi-formasi strategis seperti arsiparis dan pengelola barang, yang berperan penting dalam tata kelola administrasi pemerintahan yang tertib dan akuntabel. (RIL)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami


















