Pranala.co, PANGKEP — Niat baik bisa runtuh oleh satu hal kecil. Buah. Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Tumanpua, Kabupaten Pangkep, mendadak jadi perbincangan. Bukan karena gizinya. Melainkan karena dugaan buah busuk yang dibagikan kepada siswa.
Keluhan orang tua mencuat. Cerita menyebar cepat. Media sosial ikut memanaskan suasana. Program yang seharusnya menyehatkan anak-anak justru memunculkan keresahan.
Tak menunggu lama, DPRD Kabupaten Pangkep bergerak. Ketua Komisi II DPRD Pangkep dari Fraksi Gerindra, Lutfi Hanafi, turun langsung ke lapangan. Ia didampingi Sekretaris Komisi II, Syamsinar, dari Fraksi PPP. Keduanya ingin memastikan satu hal. Benar atau tidak.
“Kami datang langsung untuk mengecek fakta di lapangan,” ujar Lutfi Hanafi.
Menurutnya, program yang menyentuh kebutuhan dasar anak tidak boleh dikerjakan setengah hati. Apalagi menyangkut kesehatan.
“MBG ini untuk anak-anak. Jangan sampai niat baik berubah jadi masalah karena kelalaian,” tegasnya.
Lutfi meminta pengelola program lebih teliti. Penyortiran bahan makanan, terutama buah, harus dilakukan ketat. Tidak boleh asal.
“Kalau kualitasnya buruk, dampaknya bisa ke kesehatan siswa,” katanya.
Nada serupa disampaikan Syamsinar. Ia menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam setiap tahap pelaksanaan program.
“Ini bukan sekadar bagi-bagi makanan. Ini soal masa depan anak-anak,” ujarnya.
Syamsinar menegaskan, setiap menu yang dibagikan harus layak konsumsi dan sesuai standar. Tidak boleh ada kompromi.
Dalam inspeksi tersebut, Komisi II DPRD Pangkep juga bertemu Kepala SPPG Tumanpua, Ma’ratul Islam. Ia menjelaskan bahwa kasus dugaan buah busuk masih menunggu hasil uji laboratorium.
“Prosesnya sedang berjalan,” kata Ma’ratul.
Ia menambahkan, persoalan ini juga telah ditangani pihak kepolisian serta instansi terkait. Tujuannya memastikan kejelasan dan kepastian fakta.
DPRD Pangkep memastikan pengawasan tidak berhenti di sini. Program MBG akan terus dikawal. Dievaluasi. Diperbaiki. Harapannya satu. Program ini kembali dipercaya. Dan benar-benar memberi manfaat. (*)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami

















