Pranala.co, BONTANG – Bontang kini punya peluang besar untuk melahirkan klub sepak bola profesional tanpa harus membeli lisensi dari luar daerah. Ketua Asosiasi Kota (Askot) PSSI Bontang, Andi Faiz, optimistis klub-klub lokal bisa naik kasta melalui jalur pembinaan yang berjenjang dan kompetisi resmi.
Menurut Andi, sistem kompetisi yang berlaku saat ini membuka kesempatan bagi tim-tim Liga 4 untuk berkembang secara alami menuju Liga 3 nasional.
“Kalau semua klub diberi ruang untuk tumbuh sesuai regulasi Asprov PSSI Kaltim, saya yakin lahirnya klub profesional asli Bontang bukan lagi mimpi. Ini bisa jadi hasil dari kerja keras dan pembinaan jangka panjang,” ujar Andi Faiz, Kamis (23/10/2025).
Ia menjelaskan, jalur promosi ke Liga 3 terbuka bagi klub-klub terbaik di Liga 4. Setelah menjuarai Liga 4, klub akan melangkah ke Piala Gubernur, lalu ke Piala Presiden, dan empat tim terbaik di ajang itu akan otomatis naik ke Liga 3 nasional.
“Kalau ada peluang, kita akan dorong klub-klub yang ada sekarang supaya bisa menembus Piala Gubernur atau Piala Presiden. Kalau berhasil, artinya Bontang sudah punya klub profesional di Liga 3 tanpa harus beli klub dari luar,” tegasnya.
Meski begitu, Andi tidak menutup kemungkinan melakukan akuisisi klub dari daerah lain. Hanya saja, menurutnya langkah itu sangat sensitif dan harus dipertimbangkan dengan matang.
“Memang ada satu klub di Jakarta yang sedang kita jajaki untuk komunikasi. Tapi akuisisi itu bukan hal mudah. Ada faktor gengsi daerah, ada juga urusan suporter. Contohnya PSDS, secara manajemen sudah oke, tapi karena pertimbangan nonteknis, akhirnya batal,” jelasnya.
Andi menegaskan, apa pun hasil dari proses penjajakan itu, pihaknya bersama pemerintah dan pihak swasta akan tetap berkomitmen mendukung lahirnya tim profesional dari Bontang tahun depan.
“Sambil menunggu, kami terus dorong klub-klub Liga 4 yang ada. Siapa tahu ada rezekinya bisa tembus ke level nasional,” ucapnya.
Terkait jadwal resmi Liga 4, Andi mengaku masih menunggu keputusan Asprov PSSI Kalimantan Timur. Namun, ia memastikan Bontang siap menjadi tuan rumah jika diberi kesempatan.
“Melihat animo masyarakat yang tinggi terhadap sepak bola, Bontang sangat siap. Tapi tentu semua harus sesuai regulasi Asprov,” pungkasnya. (*)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami


















