Pranala.co, SAMARINDA – Perairan Sungai Mahakam, Samarinda, Kaltim sempat memanas. Tiga pria bersenjata tajam membuat gaduh di atas kapal tongkang.
Mereka mengancam awak kapal. Menodongkan badik. Mengacungkan parang. Semua demi satu jeriken solar. Peristiwa ini terjadi di atas kapal BG DIAMON 2703, kawasan Karang Asam, Senin (2/6) pukul 16.00 WITA.
Aksi ini bermula dari niat sederhana: mengisi satu jeriken solar. Kejadiannya begini. MR (45), penyedia jasa tambat kapal, bersama rekannya JN, datang ke kapal TB Bluefin 10. Mereka menawarkan jasa tambat dan meminta sedikit solar sebagai imbalan.
Namun, belum sempat proses selesai, datanglah tiga pelaku. SI langsung meminta solar dari awak kapal. MR menegur. Sebab, para pelaku bukan bagian dari tim tambat. Tak ada urusan.
Teguran itulah yang menyulut kekacauan. SI mencekik MR dari belakang. Sambil menodongkan badik. AR ikut naik tensi. Mengacungkan parang ke wajah MR.
DW, rekan MR lainnya, berusaha melerai. Ia mengambil parang dari perahu. Tapi malah dikejar AR. DW lompat ke sungai. Tak hanya itu, AA juga mengacungkan parang ke DW.
Setelah menakut-nakuti, mereka pun mengambil satu jeriken solar dari awak kapal. Sebelum pergi, AA sempat mengancam:
“Jangan ada yang foto atau rekam kejadian ini!”
Untungnya, tak butuh waktu lama. Polisi perairan bergerak cepat. Ketiganya berhasil diringkus malam itu juga.
Wakapolresta Samarinda, AKBP Heri Rusyaman, menyebut penangkapan itu hasil sigap tim Satpolairud.
“Laporan masuk sore hari. Malamnya langsung kami amankan,” ujar Heri dalam konferensi pers, Rabu (4/6).
Tiga pelaku yang kini ditahan adalah AR (35), AA (40), dan SI (28). Ketiganya kini meringkuk di balik jeruji Mapolresta. Ketiganya kini dijerat Pasal 2 Ayat (1) UU Darurat No. 12 Tahun 1951. Ancaman hukuman: penjara maksimal 10 tahun.
Dari para pelaku, polisi menyita: 1 unit perahu ketinting oranye; 1 mesin perahu; 1 bilah badik (29 cm); 2 bilah parang (46 cm dan 55 cm); Sarung senjata; 1 jeriken solar isi 35 liter. [DIAS]
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami


















Comments 1