Pranala.co, SANGATTA – Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Kalimantan Timur (BBPJN Kaltim) menyiapkan empat posko layanan pemudik di sejumlah jalur strategis guna mendukung kelancaran arus mudik Lebaran 2026. Posko tersebut disiapkan sebagai pusat pemantauan infrastruktur sekaligus tempat istirahat bagi masyarakat yang melakukan perjalanan lintas daerah.
Kepala BBPJN Kaltim, Yudi Hardiana, menjelaskan bahwa keberadaan posko menjadi bagian dari langkah antisipatif pemerintah dalam memastikan kondisi jalan dan jembatan tetap aman selama periode mudik.
“Posko ini merupakan fasilitas bagi masyarakat yang melakukan mudik Lebaran sekaligus menjadi pusat pemantauan infrastruktur jalan dan jembatan agar arus mudik 2026 berjalan aman dan lancar,” ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima di Sangatta, Kamis (26/2/2026).
Empat posko tersebut tersebar di ruas jalan nasional serta jalur tol fungsional menuju kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN). Selain memantau kondisi lalu lintas, posko juga difungsikan sebagai titik istirahat bagi pengendara guna mengurangi risiko kelelahan selama perjalanan jauh.
Posko pertama berada di Desa Petung, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara, yang dioperasikan oleh Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional (Satker PJN) I Kaltim. Lokasi ini merupakan jalur penghubung utama Kalimantan Timur dan Kalimantan Selatan sekaligus akses strategis menuju IKN, Balikpapan, Samarinda, serta pelabuhan penyeberangan Balikpapan–Penajam.
Sementara itu, posko kedua ditempatkan di Kelurahan Sungai Siring, Samarinda Utara, tepatnya di ruas Simpang Lempake–Batas Kutai Kartanegara. Posko ini berada dekat Pos Patroli Jalan Raya (PJR) Satlantas Polda Kaltim dan akan beroperasi mulai 10 hingga 29 Maret 2026 untuk memantau arus kendaraan dari dan menuju wilayah Kalimantan Utara.
BBPJN Kaltim memastikan posko jalur nasional dilengkapi berbagai fasilitas pendukung, seperti ruang istirahat, sofa, televisi, jaringan internet nirkabel (WiFi), kamera pengawas (CCTV), kipas angin, kotak pertolongan pertama (P3K), alat pelindung diri (APD), dispenser, kulkas, hingga tempat sampah terpilah.
Selain fasilitas bagi pemudik, tersedia pula perlengkapan penanganan darurat kerusakan jalan, termasuk material cold patch dan perangkat keselamatan lalu lintas untuk mempercepat respons apabila terjadi gangguan di lapangan.
Guna mengantisipasi lonjakan volume kendaraan, BBPJN Kaltim juga menyiapkan dua posko tambahan di jalur tol fungsional menuju IKN.
Posko pertama berada di Rest Area 5B, yang melayani kendaraan dari arah IKN maupun Kalimantan Selatan menuju Balikpapan. Fasilitas yang tersedia meliputi area istirahat, mushala, toilet, taman, layanan P3K, APD lengkap, serta minuman bagi pemudik.
Adapun posko kedua ditempatkan di Gerbang Tol Pulau Balang, yang melayani arus kendaraan dari Balikpapan menuju IKN maupun Kalimantan Selatan.
Menurut Yudi, keberadaan empat posko tersebut diharapkan mampu menjaga kelancaran lalu lintas sekaligus meningkatkan kenyamanan perjalanan masyarakat selama musim mudik Lebaran.
BBPJN Kaltim mengimbau masyarakat agar memanfaatkan posko layanan sebagai tempat beristirahat maupun pusat informasi perjalanan.
Pengendara diingatkan untuk tidak memaksakan perjalanan dalam kondisi lelah, mengingat faktor kelelahan menjadi salah satu penyebab utama kecelakaan lalu lintas saat arus mudik.
“Silakan manfaatkan posko yang telah disediakan untuk beristirahat agar perjalanan tetap aman dan nyaman,” pungkasnya. (HAF)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami



















