Pranala.co, PANGKEP – Pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) terus mendorong peningkatan kualitas tenaga kerja lokal. Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR), Pemkab Pangkep resmi membuka Kompetisi Aplikator Baja Ringan yang dirangkaikan dengan Sertifikasi Tenaga Kerja Konstruksi.
Kegiatan ini bekerja sama dengan Balai Jasa Konstruksi Wilayah VI Makassar. Tujuannya sederhana namun penting: meningkatkan kompetensi sumber daya manusia (SDM) konstruksi di Pangkep agar mampu bersaing di dunia kerja.
Acara dibuka Bupati Pangkep, Muhammad Yusran Lalogau, di halaman kantor PUTR Pangkep, Kamis (4/12/2025). Sebanyak 42 peserta ikut serta. Mayoritas adalah warga Pangkep yang sehari-hari bekerja sebagai tukang atau pekerja konstruksi dari berbagai kecamatan.
Bupati Muhammad Yusran Lalogau menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia menegaskan bahwa sertifikasi adalah kunci untuk meningkatkan kualitas dan daya saing tenaga kerja.
“Kegiatan ini sangat membantu menyiapkan tenaga kerja konstruksi di Pangkep agar lebih kompeten dan memiliki sertifikasi resmi. Ini bentuk komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas SDM di sektor konstruksi,” ujar Bupati Yusran.
Kepala Dinas PUTR Pangkep, Andi Irwan, menjelaskan bahwa pelatihan ini memberikan keterampilan lengkap bagi para aplikator baja ringan. Mulai cara memotong, merakit, hingga memasang struktur baja ringan.
“Salah satu tujuannya adalah meningkatkan SDM tenaga kerja lokal. Mereka diberi pelatihan aplikator baja ringan dan sertifikat resmi untuk bersaing di dunia kerja,” jelasnya.
Dari 42 peserta, sebagian besar berasal dari Pangkajene. Selebihnya dari Labakkang dan Segeri. Pelatihan ini menjadi tahap pertama dan akan berlanjut ke tingkat madya dan lanjutan.
“Kami akan terus memantau dan melanjutkan pelatihan seperti ini. Harapannya makin banyak pekerja yang meningkatkan kompetensinya,” tambah Andi Irwan.
Kepala Seksi Pelaksana Balai Jasa Konstruksi Wilayah VI Makassar, Ahmad Nithasi Damopolii, menegaskan bahwa sertifikasi tenaga kerja merupakan amanat Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi.
Ia berharap tenaga kerja di Pangkep dapat bekerja sesuai kaidah teknis dan standar keamanan.
“Tujuan kegiatan ini adalah agar peserta bisa menyiapkan diri secara komprehensif, mulai merencanakan, mengawasi, hingga melaksanakan dan memelihara bangunan,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi kerja sama yang berjalan baik antara Balai Jasa Konstruksi dan Dinas PUTR Pangkep.
Kompetisi Aplikator Baja Ringan ini berlangsung selama dua hari hingga Jumat, 5 Desember 2025. Selain sertifikasi, panitia juga menyediakan hadiah bagi para peserta terbaik.
Dengan kegiatan ini, Pemkab Pangkep berharap lahir lebih banyak tenaga kerja konstruksi yang terampil, bersertifikat, dan siap bersaing. (*)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami



















