• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Rabu, April 1, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Kaltim
    • Bontang
    • Samarinda
    • Balikpapan
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Islampedia
  • Visual
    • Infografis
    • Video
  • Kolom
No Result
View All Result
  • Kaltim
    • Bontang
    • Samarinda
    • Balikpapan
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Islampedia
  • Visual
    • Infografis
    • Video
  • Kolom
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Ragam

Analisa Kelebihan Film “The Power of the Dog”

Suriadi Said by Suriadi Said
5 April 2022 | 22:52
Reading Time: 4 mins read
1
Analisa Kelebihan Film “The Power of the Dog”
Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

pranala.co – “The Power of the Dog” merupakan film western drama terbaik pada 2021. Bersamaan dengan kepopuleran dan ulasan positif yang dituai, ada beberapa pihak yang menunjukan respon negatif pada film karya Jane Champion ini.

Salah satu komentar yang sedang panas belakangan ini adalah respon negatif dari aktor Amerika, Sam Elliott. Dalam podcast WTF yang dibawakan oleh Marc Maron, Elliott tak menahan diri untuk menyebutkan bahwa “The Power of the Dog” adalah film yang buruk.

PILIHAN REDAKSI

Tunggu Aku Sukses Nanti, Film Baru tentang Realita Pahit Kumpul Keluarga

Tunggu Aku Sukses Nanti, Film Baru tentang Realita Pahit Kumpul Keluarga

18 Maret 2026 | 22:49
Setelah 13 Tahun, Kisah “5 cm” Akhirnya Berlanjut

Setelah 13 Tahun, Kisah “5 cm” Akhirnya Berlanjut

3 Januari 2026 | 09:42

Meski Elliott sempat menyebutkan bahwa Ia menganggap Jane Champion adalah sutradara brilian, pernyataan berikutnya bisa dibilang cukup offensive. “Apa yang wanita ini ketahui dari sana (New Zealand), tentang West Amerika?”, ungkap Sam Elliott. Champion memang seorang sutradara asal New Zealand. Ia juga melakukan syuting film ini di perbukitan New Zealand meski dalam naskah latar cerita berlokasi di Montana.

Lebih dari sekadar akurasi lokasi syuting, Elliott merasa bahwa penokohan Phil Burbank yang diperankan oleh Benedict Cumberbatch bukan representasi cowboy Amerika yang akurat.

Sam Elliott sendiri merupakan aktor senior yang telah menjadi bintang di banyak film western drama seperti “Tombstone” (1993), “Conagher” (1991), “The Quick and the Death” (1987) dan masih banyak lagi.

Tak hanya Sam Elliott, beberapa audience review di Google juga memberikan komentar negatif. Ada yang menyebutkan bahwa film western drama Netflix ini membosankan hingga tidak memiliki plot. Ada yang pula yang memberikan komentar dengan kontradiksi, bahwa Benedict Cumberbatch tampil dengan akting memukau, namun ceritanya tidak memikat sama sekali. Bagaimana bisa kita memuji akting seorang aktor jika kita tidak menikmati film secara keseluruhan?

Berikut beberapa analisa kelebihan dari film “The Power of the Dog” yang mungkin belum dipahami oleh beberapa dari kita. Analisa ini akan berisi banyak spoiler penting dari plot film ini. Untuk yang belum menonton bisa membaca review The Power of the Dog.

(Spoiler Alert!)

IMG 20220405 195826

The Power of the Dog Merupakan Adaptasi Novel oleh Penulis Amerika

Jane Champion mungkin memang tidak tahu banyak tentang kehidupan cowboy di Amerika. Oleh karena itu, naskah film ini diadaptasi dari novel karya novelis Amerika, Thomas Savage pada 1967. Champion menulis naskah film ini berdasarkan cerita dan pemahaman yang Ia dapatkan ketika membaca novel western Amerika berjudul serupa tersebut.

Sebagai filmmaker, sutradara perempuan ini telah melakukan eksekusi naskah yang disesuaikan bakatnya; yaitu mewujudkan setiap narasi dalam buku dalam yang berwujud tulisan, menjadi narasi visual yang detail.

Tak sedikit film adaptasi buku yang biasa-biasanya hanya copy-paste kisah di buku menjadi naskah film. Tanpa usaha teknikal lebih untuk menyulap cerita novel menjadi naskah yang berkualitas.

Salah satu kekuatan utama dari “The Power of the Dog” adalah naskah yang menghasilkan film ini sangat kuat dalam narasi visual. Kita bisa membayangkan setiap narasi latar dari novel diwujudkan dalam adegan dengan sabar.

Itu mengapa film ini masuk dalam kategori slow-burn atau slow-paced. Alur film ini juga kronologis (tanpa flashback), seharusnya sangat mudah dipahami, kuncinya adalah memperhatikan adegan demi adegan. Salah satu film adaptasi buku dengan eksekusi narasi visual serupa contohnya adalah “Shirley” (2020).

Sebagai salah satu nominator dalam Oscar 2022 kategori Best Adapted Screenplay, “The Power of the Dog” memiliki peluang tinggi untuk menang.

Sinematografi Menggugah dengan Panorama Perbukitan New Zealand

Banyak sutradara Hollywood melakukan syuting di New Zealand jika berambisi menampilkan panorama alam dan perbukitan hijau yang menawan. Berbeda di Amerika atau negara-negara besar lainnya, semakin sulit mencari lokasi syuting perbukitan dengan medan aman, namun tetap memberikan panorama alam 360 derajat yang otentik tanpa penampakan gedung modern. Salah satu film lama dengan latar naskah di Jepang namun melakukan syuting di New Zealand adalah “The Last Samurai” (2003).

IMG 20220405 200229

Tak hanya Sam Elliott yang berpikir bahwa konyol film western cowboy berlatar di Montana ini harus syuting di New Zealand. Dan kebetulan saja sutradaranya juga orang lokal. Kesannya, netizen mengkritik bahwa Champion sudah seenaknya me-New-Zealand-kan film western Amerika garapannya tersebut. Aspek ini sebetulnya tidak penting untuk dipermasalahkan dalam filmmaking.

Objektif sebuah feature film dengan reka adegan fiksi adalah menciptakan karya seni film yang artistik. Segala teknik dan keputusan yang diambil dalam proses produksi adalah mengutamakan; eksekusi seperti apa yang akan membuat film ini terlihat sinematik dan menggugah sebagai karya seni.

“The Power of the Dog” menghadirkan panorama wide angle yang selalu menggugah dengan memilih syuting di New Zealand. Bayangkan melihat film ini di layar lebar, kita mungkin bisa mengapresiasi lebih lagi sinematografi yang telah diusahakan.

Penjelasan Alur Cerita The Power of the Dog

Seperti yang telah dijelaskan, film ini memiliki kekuatan pada narasi visual. Dimana kita sebagai penonton harus memperhatikan dengan jeli. Seharusnya lebih mudah untuk dipahami ketimbang alur cerita harus diputar-putar agar terlihat kompleks atau diberi narasi voice-over. Berikut ringkasan penjelasan “The Power of the Dog” bagi kita yang belum paham.

IMG 20220405 200428

Film dimulai dengan Peter yang menyatakan bahwa ia akan melakukan apapun untuk membuat Ibunya, Rose, bahagia. Kemudian Rose mendapatkan kesempatan untuk jatuh cinta dan bahagia dengan menikahi George Burbank, saudara Phil. Meski George sejahtera dan telah menjadi suami yang baik, Rose tidak justru jatuh dalam depresi karena diintimidasi oleh Phil.

Ketika berkunjung ke rumah ibunya yang satu atap dengan Phil, Peter menyaksikan bagaimana ibunya tidak bahagia. Ia secara perlahan merendah dan berusaha menjalin interaksi dengan pamannya tersebut. Seiring Peter mengetahui rahasia Phil, Ia semakin sering menghabiskan waktu dengan Phil. Phil pun semakin merasa nyaman dengan kehadiran Peter di waktu luangnya, karena pemuda ini mengingat dia pada sosok yang ia cintai secara diam-diam di masa lalu namun telah meninggal.

Bagaimana Phil mati? Peter adalah pembunuh Phil. Ingat kembali adegan yang terasa random ketika Ia menguliti hewan mati dengan sarung tangan di balik bukit. Ia mampu melakukan hal tersebut dengan hati-hati karena Ia mahasiswa kedokteran hewan. Ia pun menjemur kulit hewan mati tersebut yang pada akhirnya digunakan oleh Phil.

Ada adegan dimana Ia mencuci kulit hewan tersebut di dalam air dengan luka menganga di tangannya. Hingga pada akhirnya, Phil dinyatakan meninggal karena anthrax. Tanpa ada yang tahu kapan tepatnya Phil melakukan kontak dengan bangkai hewan.

Pada adegan terakhir, kita melihat Peter menggunakan sarung tangan ketika memegang cinderamata terakhir dari Phil. Terbuat dari kulit bangkai hewan miliknya yang terinfeksi. Lalu, mengapa Peter membunuh Phil? Kembali penyataan di awal film, Ia mampu melakukan apapun demi mewujudkan kebahagian ibunya. Pada akhir cerita, Rose bisa hidup tenang bersama George tanpa intimidasi dari Phil.

 

(by/cultura)

Tags: filmNetflixReview FilmThe Power of the Dog
Previous Post

Sita 18 Motor, Satlantas Samarinda: Laporkan Jika Ada Balapan Liar!

Next Post

Kapan Waktu Pas Minum Kopi, saat Sahur atau Buka Puasa?

BACA JUGA

Fenomena Pink Moon Hiasi Langit Indonesia 1–2 April 2026, Begini Cara Melihatnya

Fenomena Pink Moon Hiasi Langit Indonesia 1–2 April 2026, Begini Cara Melihatnya

1 April 2026 | 00:10
Daftar Tanggal Merah April 2026, Ada Long Weekend di Awal Bulan

Daftar Tanggal Merah April 2026, Ada Long Weekend di Awal Bulan

30 Maret 2026 | 23:43
Jutaan Warga AS Turun ke Jalan, Protes Trump di 3 Ribu Lokasi

Jutaan Warga AS Turun ke Jalan, Protes Trump di 3 Ribu Lokasi

30 Maret 2026 | 00:11
AS-Israel Tetap Dilarang, Daftar Negara yang Diizinkan Lewati Selat Hormuz

AS-Israel Tetap Dilarang, Daftar Negara yang Diizinkan Lewati Selat Hormuz

29 Maret 2026 | 12:47
Tanpa Foto Pejabat, Billboard Idulfitri di Banjarbaru Dianggap Lebih Menyentuh

Tanpa Foto Pejabat, Billboard Idulfitri di Banjarbaru Dianggap Lebih Menyentuh

28 Maret 2026 | 21:40
Pupuk Kaltim Perkuat Ketahanan Pangan dari Lahan Kering, Kupang Disiapkan jadi Contoh Nasional

Pupuk Kaltim Perkuat Ketahanan Pangan dari Lahan Kering, Kupang Disiapkan jadi Contoh Nasional

28 Maret 2026 | 14:24
Next Post
Kapan Waktu Pas Minum Kopi, saat Sahur atau Buka Puasa?

Kapan Waktu Pas Minum Kopi, saat Sahur atau Buka Puasa?

Comments 1

  1. Ping-balik: Jakarta vs Everybody Review: Tentang Mimpi Usang dan Keruhnya Jakarta – pranala.co

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Tidak Ada Gelombang PHK PPPK Bontang, tapi TPP Terancam Dipangkas

Tidak Ada Gelombang PHK PPPK Bontang, tapi TPP Terancam Dipangkas

30 Maret 2026 | 19:05
Kontrak Berakhir 2026, Pemprov Kaltim Buka Tender Pengelolaan Mal Lembuswana Samarinda Nasib Mal Lembuswana di Ujung Tanduk: DPRD Kaltim Siap Evaluasi Kontrak Sewa

Kontrak Berakhir 2026, Pemprov Kaltim Buka Tender Pengelolaan Mal Lembuswana Samarinda

25 Maret 2026 | 21:44
ASN Bontang Berkinerja Buruk Terancam Potong TPP ASN Bontang Terapkan Jam Kerja Baru Mulai 1 September 2025, Ini Rinciannya

ASN Bontang Terapkan Jam Kerja Baru Mulai 1 September 2025, Ini Rinciannya

28 Agustus 2025 | 09:11
Wisata Pulau Beras Basah Bontang Tetap Diminati, Namun Biaya Tinggi dan Sampah jadi Catatan

Wisata Pulau Beras Basah Bontang Tetap Diminati, Namun Biaya Tinggi dan Sampah jadi Catatan

24 Maret 2026 | 19:13
Tarif Air Minum Bontang Naik Mulai April 2026, Ini Rincian dan Dampaknya bagi Pelanggan Perumda Tirta Taman Hentikan Sementara Distribusi Air di Sejumlah Wilayah Bontang, Ini Daftarnya Terendah di Kaltim, Tarif Tak Naik sejak 2017, PDAM Bontang Krisis Keuangan?

Tarif Air Minum Bontang Naik Mulai April 2026, Ini Rincian dan Dampaknya bagi Pelanggan

26 Maret 2026 | 13:34

Terbaru

Fenomena Pink Moon Hiasi Langit Indonesia 1–2 April 2026, Begini Cara Melihatnya

Fenomena Pink Moon Hiasi Langit Indonesia 1–2 April 2026, Begini Cara Melihatnya

1 April 2026 | 00:10
Batasi BBM Subsidi Mulai 1 April: Pertalite Maksimal 50 Liter, Solar Dibedakan per Jenis Kendaraan

Batasi BBM Subsidi Mulai 1 April: Pertalite Maksimal 50 Liter, Solar Dibedakan per Jenis Kendaraan

31 Maret 2026 | 23:40
Perjalanan Kota Bontang Kejar Jargas 100 Persen sejak 2011

Perjalanan Kota Bontang Kejar Jargas 100 Persen sejak 2011

31 Maret 2026 | 23:11
Taman Cerdas PKK Samarinda Raih Anugerah Ruang Bermain Ramah Anak 2026

Taman Cerdas PKK Samarinda Raih Anugerah Ruang Bermain Ramah Anak 2026

31 Maret 2026 | 22:49

Jalan Seruling 4 RT 21 Nomor 74E
Kelurahan Bontang Baru, Kota Bontang
Kalimantan Timur, Indonesia

Telepon : 0811-5423-245
Iklan : [email protected]

  • NASIONAL
  • KALTIM
  • BALIKPAPAN
  • SAMARINDA
  • BONTANG
  • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • LEISURE
  • ISLAMPEDIA
  • INFOGRAFIS
  • VIDEO
  • KOLOM
COPYRIGHT © 2023 PRANALA.CO, ALL RIGHT RESERVED
Managed by Aydan Putra
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Kaltim
    • Bontang
    • Samarinda
    • Balikpapan
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Islampedia
  • Visual
    • Infografis
    • Video
  • Kolom

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved