• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Selasa, Maret 31, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Kaltim
    • Bontang
    • Samarinda
    • Balikpapan
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Islampedia
  • Visual
    • Infografis
    • Video
  • Kolom
No Result
View All Result
  • Kaltim
    • Bontang
    • Samarinda
    • Balikpapan
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Islampedia
  • Visual
    • Infografis
    • Video
  • Kolom
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Nasional

Alasan Iran Larang Warganya Gunakan WhatsApp

Suriadi Said by Suriadi Said
25 Juni 2025 | 16:53
Reading Time: 2 mins read
0
Alasan Iran Larang Warganya Gunakan WhatsApp

Whatsapp

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

KALTIM — Pemerintah Iran secara resmi mengimbau warganya untuk tidak menggunakan WhatsApp di perangkat mereka. Larangan ini disampaikan melalui siaran televisi nasional yang disiarkan Islamic Republic News Agency (IRNA), Senin (23/6/2025).

Alasan di balik perintah ini cukup mengejutkan. Otoritas Iran menuding WhatsApp digunakan oleh Israel untuk mengumpulkan data pengguna, termasuk lokasi dan konten pribadi, yang kemudian berpotensi digunakan dalam konflik militer.

PILIHAN REDAKSI

Kumpulan Ucapan Pamit Keluar dari Grup WhatsApp Kantor, Sopan dan Berkesan di Hari Terakhir Kerja

Kumpulan Ucapan Pamit Keluar dari Grup WhatsApp Kantor, Sopan dan Berkesan di Hari Terakhir Kerja

10 Oktober 2025 | 22:16
WhatsApp Kini Bisa jadi Sumber Cuan! Ini 3 Cara Monetisasinya

WhatsApp Kini Bisa jadi Sumber Cuan! Ini 3 Cara Monetisasinya

25 Juni 2025 | 15:43

“Mereka menggunakan informasi di ponsel Anda, lokasi Anda, dan konten yang Anda bagikan. Meskipun bersifat pribadi, data itu bisa diakses,” ujar pembawa acara IRNA dalam siaran langsung.

Iran menilai, banyak warganya memiliki kerabat yang bekerja di fasilitas nuklir atau tinggal di sekitar area sensitif tersebut. Pemerintah khawatir data pribadi itu bisa dimanfaatkan untuk menyerang lokasi strategis.

Karena itu, warga diimbau menggunakan aplikasi pesan buatan lokal yang dianggap lebih aman dan tidak terhubung dengan pihak asing.

Namun, hingga kini Iran belum menyampaikan bukti konkret bahwa WhatsApp benar-benar membocorkan informasi penggunanya ke pihak luar, apalagi ke Israel.

Menanggapi tuduhan itu, pihak WhatsApp langsung memberikan klarifikasi. Mereka menyebut pernyataan pemerintah Iran sebagai informasi yang salah.

“Kami tidak melacak lokasi Anda secara tepat. Kami tidak menyimpan log siapa mengirim pesan ke siapa. Dan kami tidak mengakses isi pesan pribadi siapa pun,” tulis WhatsApp dalam pernyataan resminya.

WhatsApp menegaskan bahwa privasi pengguna adalah prioritas utama, dan mereka tidak pernah memberikan data kepada pemerintah manapun, termasuk dalam kondisi geopolitik yang tegang.

Perlu diketahui, WhatsApp sebenarnya sudah diblokir di Iran sejak tahun 2022. Namun, banyak warga yang tetap mengaksesnya menggunakan VPN.

Larangan terbaru ini muncul setelah Iran mengalami pemadaman internet nasional hampir total, disertai gangguan jaringan di beberapa wilayah. Situasi ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan militer antara Iran dan Israel.

WhatsApp, yang berada di bawah naungan Meta, menegaskan bahwa mereka selalu menjunjung prinsip transparansi dalam pelaporan data.

“Selama lebih dari satu dekade, kami konsisten menjaga kebijakan privasi pengguna. Laporan informasi hanya diberikan secara terbatas dan tidak pernah menyentuh isi pesan,” ujar perwakilan Meta.

Meta juga menyatakan kekhawatiran bahwa tuduhan seperti ini bisa menjadi alasan pemerintah untuk memblokir lebih luas layanan komunikasi bebas di Iran.

[RED/JUN]

 

Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami

Tags: Whatsapp
Previous Post

Sambangi DPR RI, Akhmed Reza Beber 5 Masalah Krusial Pertambangan di Kaltim

Next Post

DPRD Kaltim Puji Insentif Guru Swasta: Bukti Pemerintah Mulai Peduli

BACA JUGA

Meski Konflik Timur Tengah, Jadwal Haji 2026 Tidak Berubah Kondisi Terkini Jemaah Haji Bontang: Sehat, Khusyuk, dan Lanjut Umrah di Makkah

Meski Konflik Timur Tengah, Jadwal Haji 2026 Tidak Berubah

30 Maret 2026 | 00:03
Dokter Internship 26 Tahun Meninggal karena Suspek Campak

Dokter Internship 26 Tahun Meninggal karena Suspek Campak

29 Maret 2026 | 19:48
Makam Raja Bone ke-XIV di Pangkep jadi Saksi Bisu Persaudaraan Dua Daerah

Makam Raja Bone ke-XIV di Pangkep jadi Saksi Bisu Persaudaraan Dua Daerah

28 Maret 2026 | 22:56
"Ditelan" Hutan Balocci 18 Jam, Lima Remaja di Pangkep Ditemukan Selamat

“Ditelan” Hutan Balocci 18 Jam, Lima Remaja di Pangkep Ditemukan Selamat

28 Maret 2026 | 19:20
ODGJ di Pangkep Bakar Kandang Ayam Warga, Polsek Bungoro Tangani dengan Humanis

ODGJ di Pangkep Bakar Kandang Ayam Warga, Polsek Bungoro Tangani dengan Humanis

28 Maret 2026 | 18:30
Reses Ramli di Pulau Doang-Doang, Warga Pangkep Keluhkan Pilkades hingga Gaji Guru PAUD

Reses Ramli di Pulau Doang-Doang, Warga Pangkep Keluhkan Pilkades hingga Gaji Guru PAUD

28 Maret 2026 | 16:13
Next Post
DPRD Kaltim Puji Insentif Guru Swasta: Bukti Pemerintah Mulai Peduli

DPRD Kaltim Puji Insentif Guru Swasta: Bukti Pemerintah Mulai Peduli

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Tidak Ada Gelombang PHK PPPK Bontang, tapi TPP Terancam Dipangkas

Tidak Ada Gelombang PHK PPPK Bontang, tapi TPP Terancam Dipangkas

30 Maret 2026 | 19:05
Kontrak Berakhir 2026, Pemprov Kaltim Buka Tender Pengelolaan Mal Lembuswana Samarinda Nasib Mal Lembuswana di Ujung Tanduk: DPRD Kaltim Siap Evaluasi Kontrak Sewa

Kontrak Berakhir 2026, Pemprov Kaltim Buka Tender Pengelolaan Mal Lembuswana Samarinda

25 Maret 2026 | 21:44
Wisata Pulau Beras Basah Bontang Tetap Diminati, Namun Biaya Tinggi dan Sampah jadi Catatan

Wisata Pulau Beras Basah Bontang Tetap Diminati, Namun Biaya Tinggi dan Sampah jadi Catatan

24 Maret 2026 | 19:13
ASN Bontang Berkinerja Buruk Terancam Potong TPP ASN Bontang Terapkan Jam Kerja Baru Mulai 1 September 2025, Ini Rinciannya

ASN Bontang Terapkan Jam Kerja Baru Mulai 1 September 2025, Ini Rinciannya

28 Agustus 2025 | 09:11
Tarif Air Minum Bontang Naik Mulai April 2026, Ini Rincian dan Dampaknya bagi Pelanggan Perumda Tirta Taman Hentikan Sementara Distribusi Air di Sejumlah Wilayah Bontang, Ini Daftarnya Terendah di Kaltim, Tarif Tak Naik sejak 2017, PDAM Bontang Krisis Keuangan?

Tarif Air Minum Bontang Naik Mulai April 2026, Ini Rincian dan Dampaknya bagi Pelanggan

26 Maret 2026 | 13:34

Terbaru

Prioritaskan Lansia, Wali Kota Bontang Serahkan Bantuan dan Edukasi Kesehatan

Prioritaskan Lansia, Wali Kota Bontang Serahkan Bantuan dan Edukasi Kesehatan

31 Maret 2026 | 00:43
Sidang Korupsi Bimtek Dishub Bontang, Kuasa Hukum Pertanyakan Audit Kerugian Negara

Sidang Korupsi Bimtek Dishub Bontang, Kuasa Hukum Pertanyakan Audit Kerugian Negara

31 Maret 2026 | 00:33
Daftar Tanggal Merah April 2026, Ada Long Weekend di Awal Bulan

Daftar Tanggal Merah April 2026, Ada Long Weekend di Awal Bulan

30 Maret 2026 | 23:43
Timnas Indonesia Takluk 0-1 dari Bulgaria di Final FIFA Series 2026

Timnas Indonesia Takluk 0-1 dari Bulgaria di Final FIFA Series 2026

30 Maret 2026 | 23:32

Jalan Seruling 4 RT 21 Nomor 74E
Kelurahan Bontang Baru, Kota Bontang
Kalimantan Timur, Indonesia

Telepon : 0811-5423-245
Iklan : [email protected]

  • NASIONAL
  • KALTIM
  • BALIKPAPAN
  • SAMARINDA
  • BONTANG
  • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • LEISURE
  • ISLAMPEDIA
  • INFOGRAFIS
  • VIDEO
  • KOLOM
COPYRIGHT © 2023 PRANALA.CO, ALL RIGHT RESERVED
Managed by Aydan Putra
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Kaltim
    • Bontang
    • Samarinda
    • Balikpapan
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Islampedia
  • Visual
    • Infografis
    • Video
  • Kolom

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved