SAMARINDA, Pranala.co — Bandar Udara Aji Pangeran Tumenggung (APT) Pranoto Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim), semakin diminati penumpang penerbangan di Benua Etam. Selama periode arus mudik dan balik Lebaran 2026, bandara ini telah melayani lebih dari 36 ribu orang.
“Untuk menarik minat penumpang, fasilitas yang saat ini tersedia meliputi penambahan selasar antarjemput, mempercantik area terminal, ruang perawatan bayi, hingga penyediaan stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU),” kata Kepala Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kelas I APT Pranoto Samarinda, I Kadek Yuli Sastrawan, di Samarinda, Minggu (29/3/2026).
Menurut dia, upaya peningkatan sejumlah fasilitas pelayanan tersebut secara khusus direalisasikan pihak pengelola untuk menjamin kenyamanan seluruh pengguna jasa bandara.
Berdasarkan data rekapitulasi pergerakan lalu lintas udara H-8 hingga H+6 Lebaran tahun 2026 di Bandara Samarinda, total penumpang yang dilayani mencapai angka 36.427 orang.
Pergerakan penumpang pada sektor keberangkatan udara dari Samarinda tercatat sebanyak 20.323 orang atau mengalami tren kenaikan positif sebesar sembilan persen dibandingkan tahun 2025.
Sementara itu, jumlah penumpang yang tiba melalui terminal kedatangan mencapai 16.104 orang, menunjukkan lonjakan sebesar 14 persen dibandingkan angka 14.099 penumpang pada periode tahun sebelumnya.
“Peningkatan jumlah pengguna jasa kami juga sejalan dengan tingginya volume armada yang beroperasi, yakni mencapai 170 pergerakan pesawat untuk kedatangan dan 171 penerbangan untuk keberangkatan,” jelas Kadek.
Dia menambahkan komitmen pelayanan bandara tidak hanya berhenti pada penambahan infrastruktur besar, tetapi juga sangat memperhatikan detail kebutuhan spesifik para calon penumpang.
Pihak manajemen bandara kini telah menyediakan area layanan pelanggan maskapai yang lebih terpadu, ruang bermain ramah anak, serta area merokok khusus agar tidak mengganggu sirkulasi udara penumpang lain.
“Penumpang yang memiliki mobilitas tinggi juga dapat memanfaatkan ruang kerja komunal, fasilitas mesin lapor diri mandiri untuk mengurai antrean, hingga area parkir inap yang aman,” ujar Kadek.
Dia menambahkan, ketersediaan sentra mesin automated teller machine (ATM) serta penataan tata alur pemeriksaan keamanan penerbangan yang jauh lebih sistematis diyakini pihaknya mampu menyempurnakan kelancaran pelayanan bandara kepada masyarakat.
Salah seorang penumpang, Endah Sulistiyani, mengaku selalu menggunakan Bandara APT Pranoto Samarinda setiap mudik menuju Surabaya.
“Sudah lima tahun terakhir, kami sekeluarga suka memilih lewat Bandara Samarinda kalau mudik ke Surabaya karena di sini sudah nyaman dan lebih simpel. Kalau sebelumnya kami biasa lewat Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan,” katanya.
Begitu pula yang dirasakan Tukiman yang berangkat menuju Jakarta. Baginya Bandara Samarinda sudah mumpuni dalam pelayanan.
“Di sini sudah lengkap juga. Kalau soal ongkos kurang lebih saja dengan Balikpapan. Kebetulan saya kerja di Samarinda, jadwal setiap terbang ke Jakarta, sudah nyaman dengan lewat sini,” ungkap dia. (RE/ANT)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami

















