SANGATTA, Pranala.co — Tradisi pawai takbir keliling kembali menggema di Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Kalimantan Timur (Kaltim) dalam menyambut Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Setelah sebulan menjalani ibadah puasa, masyarakat menyambut hari kemenangan dengan lantunan takbir yang sarat makna syukur dan kebersamaan.
Antusiasme masyarakat terlihat tinggi. Sebanyak 22 peserta dari berbagai elemen turut ambil bagian dalam pawai yang dilepas langsung Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman, Jumat (20/3/2026) malam.
Pawai dimulai dari titik nol di depan Tugu Bulan Sabit dan berakhir di kawasan Jalan Soekarno-Hatta (Road 9). Sepanjang rute, gema takbir, tahmid, dan tahlil mengalun, menciptakan suasana religius sekaligus meriah.
Dalam sambutannya sebelum melepas peserta, Ardiansyah Sulaiman mengajak masyarakat menjadikan momentum Idulfitri sebagai energi untuk membangun daerah. Ia menilai semangat kebersamaan yang tercermin dalam malam takbiran harus terus dijaga.
“Semangat Idulfitri malam ini adalah bagian dari semangat kita untuk terus membangun Kutai Timur,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan peserta pawai untuk menampilkan sikap yang baik di tengah masyarakat. Menurutnya, lantunan takbir yang dikumandangkan merupakan bentuk pengagungan kepada Allah SWT.
“Takbir, tahmid, dan tahlil yang kita kumandangkan adalah wujud kebesaran Allah SWT. Semoga kegiatan ini membawa berkah bagi kita semua,” tuturnya.
Selain itu, Bupati menekankan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban selama kegiatan berlangsung. Para peserta diminta mematuhi aturan lalu lintas serta arahan petugas demi menghindari potensi gangguan.
“Jaga keamanan dan ketertiban, serta patuhi aturan lalu lintas. Kita berharap pawai ini berjalan lancar tanpa kendala,” pesannya.
Di akhir sambutannya, ia menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idulfitri kepada seluruh masyarakat Kutai Timur, seraya berharap semua dapat meraih predikat insan yang bertakwa.
Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Sekretariat Kabupaten Kutai Timur, Noorhadi, menyampaikan bahwa seluruh persiapan kegiatan telah dimatangkan melalui serangkaian rapat koordinasi. Ia memastikan pelaksanaan pawai telah dirancang secara terukur.
Sebanyak 22 grup resmi terdaftar sebagai peserta tahun ini. Noorhadi juga mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam kepanitiaan, termasuk Bagian Umum Sekretariat Kabupaten yang dinilai telah bekerja maksimal.
“Persiapan telah kami finalisasi melalui beberapa kali pertemuan. Terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan ini,” ujarnya. (RIL/RED)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami



















