PANGKEP, Pranala.co —Perjalanan laut dari Pulau Kapoposang menuju Pangkajene berubah menjadi momen menegangkan setelah sebuah perahu yang mengangkut sekira 18 penumpang mengalami gangguan mesin di tengah laut, Jumat (3/4/2026).
Insiden tersebut terjadi di perairan antara Pulau Cengkeh dan Pulau Sarappo Caddi. Di antara penumpang, turut serta Kepala Desa Mattiro Ujung, Hasanuddin, yang kemudian mengonfirmasi kejadian tersebut kepada Pranala.co.
“Dari Kapoposang menuju Pangkajene, ada sekitar 18 orang di dalam perahu. Diduga aki mesin mengalami masalah, kemungkinan lowbet,” ungkap Hasanuddin.
Akibat gangguan tersebut, mesin perahu tidak dapat berfungsi normal. Perahu pun terombang-ambing di tengah laut selama kurang lebih dua jam, memicu kekhawatiran para penumpang yang berada di atas kapal.
Dalam kondisi darurat, upaya perbaikan langsung dilakukan di atas perahu. Hasanuddin menyebutkan bahwa aki mesin sementara diisi ulang agar kapal dapat kembali beroperasi.
“Ini sementara di-charge akinya, mudah-mudahan cepat stabil,” tambahnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada informasi lanjutan terkait kondisi terkini seluruh penumpang maupun posisi pasti perahu. Upaya konfirmasi lanjutan juga terkendala setelah nomor kontak Hasanuddin tidak lagi dapat dihubungi. (IR)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami


















