Waterboom dan Pasar Malam di Balikpapan Boleh Buka Kembali

  • Whatsapp
Caribbean Island Waterpark, salah satu destinasi wisata di Balikpapan. [ISTIMEWA]

PRANALA.CO – Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mikro di Kota Balikpapan kembali diperpanjang. Pada tahap III ini, ada relaksasi tambahan. Yakni fasilitas umum kolam renang maupun arena bermain water boom dan pasar malam, diperkenankan dibuka untuk beroperasi kembali.

“PPKM skala mikro kembali kita perpanjang untuk tahap ketiga mulai 28 Maret sampai 10 April 2021 mendatang,” ujarnya Kepala Satpol PP Kota Balikpapan, Zulkifli pada Kamis (25/03) dalam rilis di Balikpapan

Bacaan Lainnya

Zulkifi mengatakan, perpanjangan tahap tiga ini secara umum sama dengan PPKM perpanjangan kedua yang saat ini masih berlaku sampai 27 Maret 2021.

Namun ditahap ketiga ini ada beberapa pelonggaran, diantaranya untuk fasilitas waterboom dan kolam renang dapat dibuka kembali dengan tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes).

“Ada beberapa yang kita tambah relaksasi, yang pertama terkait dengan kegiatan atau penyediaan fasilitas waterboom dan kolam renang untuk kegiatan masyarakat mulai kita buka,” ujarnya.

Meskipun dapat beroperasi kembali, kapasitas pengunjung yang diizinkan maksimal 25 persen. Pelonggaran dalam PPKM skala mikro ini sesuai Instruksi Mendagri Nomor 6 Tahun 2021 yaitu kegiatan fasilitas umum dapat dibuka bertahap.

“Jadi kapasitas maksimal untuk water boom dan kolam renang hanya 25 persen,” ujarnya.

Lalu pasar malam juga akan diperkenankan juga dibuka pada PPKM mikro tahap ketiga. Namun untuk sementara dibatasi dalam sepekan hanya tiga hari yakni Senin, Kamis dan Sabtu. Tetap dengan mematuhi prokes.

“Jadi kita sudah mulai membuka secara bertahap pasar malam, tetapi pasar malam kita buka bertahap satu minggu hanya tiga hari,” ujarnya.

Pelonggaran lainnya adalah kegiatan masyarakat juga mulai diberikan izin. Terutama kegiatan yang dilakukan di lingkungan RT, lembaga pemberdayaan masyarakat (LPM), kelurahan dan kecamatan.

“Hanya saja tetap dibatasi maksimal undangan 200 orang dengan durasi waktu 5 jam,” ujarnya.

Zulkifli menjelaskan, dalam 5 jam tersebut, 2 jam kegiatan tahap pertama, kemudian 1 jam istirahat dan 2 jam lagi untuk kegiatan tahap kedua. [fr]

Pos terkait