Warga Samarinda Ditemukan Tewas di Hotel, Evakuasi Jenazah Pakai APD Lengkap

Petugas mengevakuasi korban di depan kamar hotel korban dengan menggunakan APD lengkap, Senin(11/5). (Dok/Tribun)

SEORANG laki-laki ditemukan terbujur kaku di Hotel Aida, alan KH Temenggung, Pasar Pagi, Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim), Senin (11/6) pagi, sekira pukul 07.45 Wita. Korban diketahui bernama Mohammad Ra’i (35), warga Jalan Tengkawang RT 015, Kelurahan Karang Anyar, Sungai Kunjang.

Pihak kepolisian dari Polresta Samarinda bersama tenaga medis berpakaian Hasmat melakukan evakuasi yang dilakukan dengan protokol penanganan Covid-19 satu jam setelah ada kabar penemuan mayat.

Warga sekitar hotel dan para pengguna jalan raya di area Pasar Pagi sempat heboh dan penasaran dengan kedatangan para petugas medis berpakaian alat pelindung diri (APD).

Dari keterangan Manajer Hotel Aida, Syaukani, korban yang diketahui bernama Muhamad Rafi’i berusia 35 tahun merupakan warga Kecamatan Sungai Kunjang.

Korban datang sendirian melaksanakan cek in di Hotel Aida pada Minggu 10 Mei 2020 sekitar pukul 15.15 WITA di Kamar 211. Selanjutnya pada hari Senin, 11 Mei 2020, sekira pukul 07.45 WITA diketahui pintu kamar 211 dalam keadaan terbuka dan terlihat korban terlentang di lantai dalam keadaan meninggal dunia.

“Korban ini ditemukan di depan kamar hotelnya oleh tamu di kamar sebelahnya, dengan kondisi terlentang,” katanya.

Usai melakukan pemeriksaan, pihak kepolisian menemukan sejumlah barang di dalam kamar tempat korban menginap. Antara lain, ditemukan 2 buah alat bantu pelancar pernafasan. Polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Lebih lanjut, dia mengatakan, dari hasil pemeriksaan awal tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. “Ya, diduga korban ini sakit, karena kami menemukan obat penyakit asma di dalam kamarnya,” ujarnya.

Tim evakuasi lalu membawa jenazah ke RSU AW Syahranie Samarinda untuk melakukan pemeriksaan lanjutan. (ks)

More Stories
Belajar di Sekolah Riskan, Wali Kota Bontang: Kesehatan Murid dan Guru Lebih Utama