Pranala.co, PANGKEP – Suara warga kembali terdengar di sela reses Ketua Fraksi Demokrat DPRD Pangkep, Mustari Dg Mase. Bertempat di Desa Bowong Cindea, Selasa (14/10/2025), reses masa sidang pertama tahun 2025 itu menjadi ajang terbuka bagi masyarakat untuk menyampaikan keluh kesah mereka.
Masalah yang paling banyak dikeluhkan adalah banjir. Hampir setiap kali hujan deras mengguyur, air meluap dan menggenangi jalan poros utama di wilayah itu.
Salah satu warga, M. Yunus, menuturkan bahwa jalan poros Lempangan–Bowong Cindea selalu tergenang. Air tak bisa mengalir karena tak ada saluran pembuangan yang memadai.
“Kalau bisa dibuatkan drainase agar banjir bisa teratasi. Karena kalau hujan deras, pasti air meluap ke jalan,” ujarnya.
Keluhan serupa datang dari Safaruddin, warga lainnya. Ia meminta agar pemerintah segera melakukan peninggian jalan di dua titik rawan genangan. Menurutnya, ruas jalan sepanjang 200 meter menuju Biring Kassi dan sekira 1 kilometer dari Balai Desa ke batas Mangruntu sudah saatnya diperbaiki.
“Kalau jalan dinaikkan, air tidak mudah menggenang lagi. Itu sangat membantu warga yang melintas setiap hari,” katanya.
Mendengar aspirasi itu, Mustari Dg Mase berjanji akan mengawal langsung hasil reses agar masuk dalam agenda pembahasan DPRD. Ia menegaskan, semua masukan warga akan dicatat dan diperjuangkan lewat mekanisme resmi dewan.
“Semua aspirasi masyarakat akan kami catat dan laporkan kepada pimpinan DPRD untuk diupayakan realisasinya. Ini bagian dari tanggung jawab kami sebagai wakil rakyat,” tegas Mustari.
Reses ini, kata Mustari, bukan sekadar agenda formal DPRD, tetapi jembatan komunikasi antara rakyat dan pemerintah. Melalui forum seperti inilah, permasalahan riil masyarakat bisa terdengar dan diperjuangkan hingga ke tingkat kebijakan.
Ia juga berharap agar partisipasi aktif warga terus terjaga, sebab pembangunan tidak akan berjalan optimal tanpa masukan langsung dari masyarakat.
“Kalau semua pihak terlibat, mulai dari warga hingga pemerintah, maka masalah seperti banjir ini pasti bisa diatasi,” tutup Mustari. (ADS/DPRD PANGKEP)









