Wali Kota Neni Apresiasi Pupuk Kaltim Gencar Swab Test Massal

Neni Moerniaeni, Wali Kota Bontang.

WALI KOTA Bontang, Neni Moerniaeni mengapresiasi gerakan swab test Covid-19 secara massal dan masif yang dilakukan PT Pupul Kaltim kepada karyawan dan keluarganya.

Swab ini menjadi penting. Sebab, kata Neni, pihak tim gugus bisa lebih mudah mendeteksi penyebaran Covid-19. Ujungnya bisa memutus mata rantai penyebaran. “Saya apresiasi gerakan masif PT Pupuk Kaltim. Ini patut dicontoh,” kata Neni, Jumat (14/8).

Neni bilang langkah yang diambil perusahaan produsen pupuk terbesar itu sudah tepat. Sebab, jika tidak dilakukan malah menjadi momok tersendiri. Apalagi mulai ada kategori orang tanpa gejala (OTG), atau orang yang terpapar namun tidak didahului oleh gejala-gejala yang selama ini menjadi pengetahuan publik, seperti batuk, demam, dan sesak napas. Ibarat bom waktu, warga semacam ini sangat berpotensi menjadi penular ke keluarganya dan lingkungan sekitarnya.

Sebaliknya, jika semakin banyak orang yang menjalani tes dan terkonfirmasi positif, otomatis akan ada tindakan medis yang diberikan. Mereka akan menjalani protokol yang telah ditetapkan, baik dirujuk di rumah sakit maupun menjalani karantina mandiri secara ketat di bawah pengawasan tenaga kesehatan. Selain itu, lingkungan sekitar juga akan menyesuaikan dengan lebih memperketat physical distancing antarwarga. Dengan demikian, upaya memutus mata rantai penularan menjadi lebih efektif.

“Masyarakat pun tidak perlu berlama-lama berada dalam ketidakpastian. Dampak penyebaran Covid-19 ke sendi kehidupan lain, terutama ke sektor ekonomi, tidak berlangsung lama. Ekonomi akan cepat pulih,” urai Neni.

Dia mencontohkan di Tiongkok. Kurun tiga bulan mampu mengatasi penyebaran virus corona. Pertambahan kasusnya pun semakin mengecil. Dalam tempo kurang dari sebulan terakhir, Tiongkok yang semula merupakan negara dengan jumlah kasus terbanyak, kini berada di posisi keenam, disalip AS, Spanyol, Italia, Prancis dan Jerman. Jumlah kasus di Tiongkok relatif “stabil” di angka 81.000 orang. Sedangkan, lima negara lainnya jumlah kasusnya melesat menembus 100.000, bahkan AS sudah hampir mencapai 400.000 kasus positif.

Selain upaya-upaya physical distancing yang dilakukan secara ketat melalui kebijakan karantina (lockdown), salah satu kunci sukses Tiongkok adalah tes Covid secara massal di awal-awal penyebaran. Dalam tempo dua pekan dari akhir Januari hingga pertengahan Februari, sedikitnya 320,000 warga menjalani tes. Saat banyak negara belum menganggap serius ancaman penyebaran Covid-19, Tiongkok bergerak cepat menyelamatkan warganya.

Dengan demikian, lanjut Neni, tes corona secara massal sangat penting dilakukan hingga menjangkau sebanyak-banyaknya populasi. “Sekali lagi, itu satu-satunya cara untuk memitigasi dan memutus mata rantai penyebaran,” tegasnya.

Di akhir, Neni memberikan dukungan moril kepada seluruh karyawan PKT yang terkonfirmasi positif Covid-19. Dia berujar, PT Pupuk Kaltim adalah bagian stakeholder Kota Bontang yang posisinya sangat penting untuk menopang perekonomian Kota Bontang dan perekonomian Nasional.

“Ayo mari sempatkan berdoa untuk saudara-saudara kita di PKT, agar diberikan kesembuhan serta kesehatan sehingga mereka bisa cepat kembali beraktivitas dan produktivitas PKT bisa recovery seperti semula,” ucap Neni.

Tak lupa juga Neni mengajak berdoa untuk kselamatan negeri ini. Terutama mereka yang sedang mengalami baik suspect dan positif corona. Serta bagi para pemimpin negeri, untuk para dokter dan tim medis, serta untuk seluruh awak media, wartawan

“Semoga situasi dan kondisi saat ini kita dapat belajar bahwa solidaritas dan kemanusiaan adalah cara terbaik merawat hidup dan kehidupan,” ujarnya. (*)

More Stories
4 Warga Kukar Positif Covid-19 Lagi usai Dinyatakan Sembuh