Wah Parah, Baru Diresmikan Call Centre 112 Malah Di-prank

Ilustrasi orang sedang menelpon call centre 212.

pranala.co – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Bontang, Kalimantan Timur mencatat ada 6-8 telepon yang masuk sejak call centre 112 mulai diluncurkan Rabu (25/8) kemarin. Namun bukan laporan kejadian yang diterima, melainkan telepon iseng atau biasa dikenal dengan istilah prank call.

Kepala Diskominfo Bontang, Dasuki mengatakan hal itu memang lumrah. Bisa jadi ada masyarakat yang penasaran dan mau mencoba inovasi baru itu. Tapi Dasuki bilang, ada beberapa telepon yang cukup mengganggu kinerja petugas.

Misalnya telepon dari anak kecil yang bergumam tidak jelas. Juga ada suara-suara tertawa saat petugas merespon telepon, hingga tak ada suara apapun. Kalau sudah begitu, petugas hanya bisa melakukan pemblokiran. “Kita blokir 1×24 jam,” kata Dasuki, dikonfirmasi wartawan, Kamis (26/8)

Ditanya soal tindak lanjut dari telepon iseng itu, Dasuki sebut tak ada penanganan khusus. Namun ia berharap agar masyarakat lebih bijak. Call center 112 ini harusnya digunakan untuk mempermudah masyarakat saat terjadi sesuatu yang memerlukan penanganan darurat. “Jangan dibuat main-main,” tegasnya.

Lebih lanjut, Dasuki mengaku inovasi ini memang masih ‘muda’. Makanya masih banyak kekurangan yang harus dilengkapi. Contohnya dalam menangani telepon iseng tadi. Tapi ke depan akan diperbaiki. Misalnya jika ada kejadian serupa pihaknya akan mengetahui dimana koordinat si penelpon.

“Tapi itu nanti, sekarang kita masih tahap pengembangan,” jelasnya.

Dasuki menjelaskan Bontang Siaga 112 merupakan program prioritas Basri-Najirah.Hal ini untuk mempermudah masyarakat. Khususnya jika ada peristiwa darurat. Semuanya telah terpusat ke layanan Bontang Siaga. Layanan call center ini menerima aduan yang diterima kominfo sebelum diteruskan ke instansi terkait.

Misalnya ada aduan terjadi kebakaran, maka langsung akan disambungkan ke Dinas Pemadam Kebakaran. Ada beberapa layanan dalam call center 112 ini. Diantaranya DPPKB, BPBD, Dinas Perhubungan, PLN, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan), dan RSUD Taman Husada.

“Tidak ada tarif pulsa. Semua kartu HP (ponsel, red.) pasti gratis,” terang Dasuki. (*)

More Stories
Ini Tips Berpuasa ala IDI Bontang