Waduk Benanga Ditarget jadi Pengendali Banjir Samarinda

Waduk Benanga yang terletak di Kelurahan Lempake, Samarinda.

pranala.co – Wali Kota Samarinda Andi Harun menargetkan Waduk Benanga yang terletak di kawasan Kelurahan Lempake, Samarinda Utara, sebagai pengendali banjir dengan sistem pintu air. Hanya saja, bila waduk berubah menjadi bendungan maka pengelolaannya menjadi tanggung jawab Provinsi Kaltim

“Yang kita perlukan yaitu dorongan di luar bendungan, seperti polder yang nantinya menjadi daya dukung untuk menjadi kolam retensi di Utara dan Sungai Kunjang. Ini tantangan tersendiri bagi kita,” tegasnya, Selasa (19/10).

Andi Harun menambahkan, pemeliharaan Waduk Benanga hingga kini ada di tangan kementrian melalui Balai Wilayah

Sungai (BWS). Berdasarkan data, setiap tahun mereka melakukan pengerukan dengan total anggaran Rp 20-30 miliar

“Ya harapannya semakin tahun anggaran pengerukan semakin meningkat, sehingga nantinya bisa berkembang menjadi bendungan,” harapnya.

Untuk saat ini, lanjut dia, Waduk Benanga menggunakan sistem air sliding sehingga apabila intensitas air naik, air bisa langsung mengalir ke arah sungai.

Di samping itu, berdasarkan Peraturan Menteri Energi Sumber Daya Manusia (ESDM) perihal pertambangan, dikatakan jika harus memiliki reklamasi tetapi dimungkinkan untuk kembali diregulasi dalam bentuk lain seperti wisata sumber penampungan air dan tambak ikan.

“Potensinya bisa menguntungkan pengusaha dan masyarakat apabila kita memanfaatkan reklamasi dalam bentuk lain,” katanya.

Dalam hal ini, Pemkot Samarinda telah melakukan diskusi dengan pemilik Izin Usaha Pertambangan (IUP) agar nantinya waduk tersebut dijadikan sebagai pengendali banjir. [bas]

More Stories
Tingkat Kesembuhan Covid-19 di Kaltim Hampir 75 persen