VIDEO: Orangutan Masuki Pemukiman Warga Paser

oleh -

TANA PASER – Seekor orangutan tiba-tiba masuk perkampungan warga di Desa Lusan, Kecamatan Muara Komam, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur, Senin (07/6) siang.

Kemunculan satwa terlindungi itu mengejutkan warga. Sebab, baru pertama kalinya orangutan muncul di desa mereka. Meski begitu, dari rekaman video yang beredar orangutan itu terlihat sangat jinak. Warga berkerumun mendekati, memegang dan memberinya makan.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kaltim Nur Patria Kurniawan mengatakan, sudah mengirim tim ke lokasi untuk evakuasi sejak Selasa (8/6).

“Tim BKSDA sudah di sana semalam dan masih proses evakuasi. Karena enggak ada sinyal dan akses cukup jauh belum ada kabar dari tim yang ke sana,” ungkap Nur kepada Kompas.com melalui pesan singkat, Rabu (9/6).

Rencananya, kata Nur, tim akan mengevakuasi menuju pusat penyelamatan orangutan di Borneo Orangutan Survival (BOS) Samboja, Kutai Kertanegara. “Nah dari hasil pemeriksaan tim dokter di sana baru bisa ditentukan langkahnya apakah harus dilepasliarkan atau menjalani perawatan dulu,” terang dia.

Disinggung soal alasan orangutan masuk perkampungan warga, Nur menyebut lazimnya dipengaruhi tiga hal yakni makanan, tempat tinggal, berteduh atau bersembunyi dan air.

“Jika salah satu dari unsur tersebut terganggu atau tidak ditemui, maka biasanya mereka (orangutan) akan keluar atau berjalan atau bergerak untuk mencari dan mendapatkannya,” terang dia.

Sekretaris Desa Lusan Endah Retno memastikan orangutan dalam kondisi baik. Bahkan, warga menjaganya. “Warga memberinya makan. Tidak ada ketakutan, kondisinya aman,” ungkap Endah kepada wartawan di Paser, Rabu (9/6).

Sementara Camat Muara Komam Abdul Rasyid menyebut baru pertama kali orangutan masuk ke desa tersebut. Meski terkejut dengan kemunculan satwa tersebut, tapi warga menjaga dan memberinya makan.

“Saya dengar dari para tetua seumur-umur baru kali ini mereka lihat orangutan masuk kampung,” ungkap Abdul Rasyid.

Untuk proses evakuasi, kata dia, pihaknya sudah koordinasi dengan BKSDA Kaltim dan Polsek setempat. (*)

No More Posts Available.

No more pages to load.