Update Covid-19 Kaltim: 1 Orang Sembuh, 15 Kasus Positif Baru

  • Whatsapp
Ilustrasi pasien positif Covid-19.

PENAMBAHAN kasus virus corona atau COVID-19 di Kaltim melonjak tajam. Ada penambahan 15 kasus positif per Kamis (30/4). Peningkatan kasus ini begitu signifikan dalam sepekan terakhir. Kini total orang terkonfirmasi positif virus corona menjadi 134 kasus. 

“Ada penambahan 15 kasus baru pada hari ini, total pasien terkonfirmasi terinfeksi virus corona di Kaltim berjumlah 134 kasus, dan yang masih dalam proses uji swab ada 188 kasus,” jelas Andi M Ishak, Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kaltim, Kamis (30/4).

Lonjakan kasus itu, lanjut Andi berasal dari Berau. Dari kabupaten ini ada 11 orang terkonfirmasi positif virus corona. Tercatat 10 pasien berasal dari klaster Gowa, sementara 1 kasus juga merupakan transmisi lokal dari klaster Gowa. Semua pasien sebelumnya reaktif saat jalani rapid test atau tes cepat. Memiliki gejala yang senada, batuk, pilek, demam dan punya gambaran pneumonia. 

“Sementara dari Balikpapan ada penambahan 3 kasus. Dua pasien berasal dari klaster Gowa, lainnya punya riwayat  bepergian dari Surabaya. Terakhir, 1 kasus dari Bontang juga merupakan klaster  Gowa,” jelasnya. 

Penambahan PDP (pasien dalam pengawasan) dengan hasil negatif juga terjadi hari ini, satu kasus di Samarinda. Yaitu laki-laki 25 tahun merupakan pelaku perjalan dari Makassar dan Banjarmasin yang dirawat di RSUD AWS sejak 17 April 2020.

Kemudian dua kasus negatif dari Balikpapan yaitu wanita 51 tahun yang dirawat di RS Pertamina sejak 21 April dan juga laki-laki 29 tahun merupakan kasus yang sama dirawat di RS Pertamina sejak 15 April 2020.

Bacaan Lainnya

BACA JUGA:
34 Petugas Hasil Rapid Test Reaktif, Puskesmas di Paser Ditutup

Pada hari ini juga terjadi penambahan pasien sembuh sebanyak satu kasus. Pasien ini berasal dari Balikpapan yang sebelumnya memiliki riwayat perjalanan ke Jepang, yang tercatat dengan kode BPN 2. Dia adalah wanita 49 tahun telah dirawat di RSUD Kanudjoso Balikpapan sejak 30 Maret 2020.

Pasien dinyatakan sembuh karena dari hasil laboratorium dinyatakan 2 kali dengan hasil negatif, serta hasil pemeriksaan klinis dari dokter penanggung jawab pelayanan yang merawat kasus konfirmasi Covid-19 tersebut menyatakan bahwa secara klinis memiliki kondisi sudah sangat baik, tidak ada gejala dan hasil serial foto toraks menunjukkan tidak didapatkan gambaran Pneumonia.

Dengan begitu, dari 134 kasus hingga hari ini di Kaltim, Balikpapan masih menjadi kota dengan kasus positif Covid-19 terbanyak di Kaltim yaitu 32 kasus. Lalu peningkatan kasus positif yang secara drastis terjadi di Berau, membuat daerah ini menjadi yang terbanyak kedua bersama Samarinda, dengan masing-masing 19 kasus.

BACA JUGA:
Update Covid-19 Bontang: Klaster Gowa Sumbang 1 Kasus Positif

1 Orang Positif Baru di Lok Tuan, 69 Orang Tunggu Hasil Swab

Lalu berturut-turut Kutai Timur 18 kasus, Penajam Paser Utara 15 kasus, Kutai Barat 12 kasus, Bontang 10 kasus, Paser 6 kasus, Kutai Kartanegara 3 kasus, dan Mahakam Ulu belum memiliki kasus terkonfirmasi positif Covid-19.

a) Berau 11 Kasus

  • BRU 9 (laki-laki 46 tahun) merupakan pelaku perjalanan dari Gowa dengan keluhan batuk, sakit tenggorokan, memiliki gambaran pneumonia, serta memiliki hasil rapid test reaktif.
  • BRU 10 (laki-laki 54 tahun) merupakan pelaku perjalanan dari Gowa dengan keluhan batuk, serta memiliki hasil rapid test reaktif.
  • BRU 11 (laki-laki 44 tahun) merupakan pelaku perjalanan dari Gowa dengan hasil rapid test reaktif.
  • BRU 12 (laki-laki 21 tahun) merupakan pelaku perjalanan dari Gowa dengan gambaran Bronkopneumonia, serta memiliki hasil rapid test reaktif.
  • BRU 13 (Laki-laki 44 tahun) merupakan pelaku perjalanan dari Gowa dengan gambaran Bronkopneumonia, serta memiliki hasil rapid test reaktif.
  • BRU 14 (laki-laki 42 tahun) merupakan pelaku perjalanan dari Gowa dengan hasil rapid test reaktif.
  • BRU 15 (laki-laki 45 tahun) merupakan pelaku perjalanan dari Gowa dengan keluhan batuk, sakit tenggorokan, memiliki gambaran pneumonia, serta memiliki hasil rapid test reaktif.
  • BRU 16 (laki-laki 46 tahun) merupakan pelaku perjalanan dari Gowa dengan keluhan batuk, pilek, memiliki gambaran pneumonia, serta memiliki hasil rapid test reaktif.
  • BRU 17 (laki-laki 42 tahun) merupakan pelaku perjalanan dari Gowa dengan gambaran pneumonia, serta memiliki hasil rapid test reaktif.
  • BRU 18 (laki-laki 44 tahun) merupakan pelaku perjalanan dari Gowa dengan hasil rapid test reaktif.

Ke-10 pasien tersebut di atas dirawat di RSD Covid-19.

  • BRU 19 (wanita 23 tahun) merupakan kontak erat BRU 5, yang dirawat di RSUD Abdul Rivai.

b) Balikpapan 3 kasus

  • BPN 30 (wanita 30 tahun) merupakan kontak erat pelaku perjalanan dari klaster Gowa dengan hasil rapid test reaktif.
  • BPN 31 (laki-laki 35 tahun) merupakan pelaku perjalanan dari Surabaya yang telah dirawat di RSUD Kanudjoso Balikpapan sejak 21 April 2020 dengan gambaran Bronkopneumonia.
  • BPN 32 (laki-laki 16 tahun) merupakan pelaku perjalanan dari Gowa yang telah dirawat di RSUD Beriman Balikpapan sejak 22 April 2020 dengan hasil rapid test Reaktif.

c) Bontang 1 kasus

  • BTG 10 (laki-laki 54 tahun) merupakan kasus orang tanpa gejala (OTG) yang telah dirawat di RSUD Taman Husada Sejak 20 April 2020 dengan gambaran Bronkopneumonia, serta memiliki comorbid hipertensi, diabetes melitus, dan neurologi kronik.

Pos terkait