Pranala.co, BONTANG — Wajah Kota Bontang sebentar lagi bakal berubah. Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) tengah menata ulang trotoar di sepanjang Jalan Jenderal MT Haryono. Hasilnya dijanjikan jauh lebih menarik dari sebelumnya — bahkan lebih semarak dari trotoar di Jalan Ahmad Yani.
Kepala Dinas PUPR Bontang, Edy Prabowo, mengatakan progres pembangunan trotoar dan drainase berjalan cepat. Hingga Minggu (26/10/2025), realisasi fisik mencapai 68,91 persen, melebihi target 58,45 persen.
“Artinya, ada deviasi positif 10,41 persen. Progresnya lebih cepat dari jadwal,” ungkap Edy saat dihubungi Kamis (30/10/2025).
Penataan kali ini tak sekadar mengganti paving. Konsepnya lebih modern, atraktif, dan ramah bagi pejalan kaki.
Trotoar akan dihiasi lampu hias besar, bollard berwarna cerah, serta kursi dengan desain baru yang berbeda dari kawasan Ahmad Yani.
“Aksesori dan bahan yang digunakan juga beda. Bollard dan tiangnya pakai bahan traso agar lebih kuat dan estetik,” jelas Edy.
Lampu penerangan pun dipasang dengan konsep ganda: satu menghadap ke jalan, satu lagi menerangi jalur pejalan kaki. “Lampu yang dipesan lebih banyak. Desainnya dibuat agar kawasan ini terasa hidup di malam hari,” tambahnya.
Meski demikian, tidak semua area trotoar akan dilengkapi kursi. Di depan area Rudal, misalnya, Pemkot tidak memasang tempat duduk karena zona itu merupakan area terbatas yang tidak boleh digunakan untuk berhenti atau parkir.
“Kursi akan dipasang di seberang Rudal, mulai dari trotoar depan Bankaltimtara hingga Jalan R. Suprapto,” terangnya.
Tak hanya trotoar, taman di depan kantor BPKAD Bontang juga direvitalisasi. Desainnya dibuat lebih menarik dan terbuka, namun pohon beringin tua di area itu tetap dipertahankan sebagai ikon hijau kota.
“Penataan ini bukan hanya soal estetika, tapi juga bagian dari upaya menghadirkan ruang publik yang nyaman bagi warga. Pejalan kaki harus merasa aman dan senang berjalan di sini,” tegas Edy.
Melalui program ini, Pemkot Bontang berharap wajah kota menjadi lebih hidup dan tertata. MT Haryono diharapkan menjadi salah satu koridor utama yang tidak hanya indah dilihat, tetapi juga memperkuat identitas Bontang sebagai kota modern dan ramah lingkungan.
“Trotoar bukan sekadar pelengkap jalan, tapi bagian penting dari ruang publik. Kami ingin warga menikmati kota ini dengan nyaman,” pungkas Edy Prabowo. (*)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami










