Tiga Kasus Sembuh, 1 Positif Covid-19, Berikut Fakta-Fakta BTG-13

Tim Gugus Covid-19 Bontang melaksanakan rapid test kepada pengunjung mal.

TIM Gugus Covid-19 Kota Bontang merilis 1 pasien terkonfirmasi positif (BTG-13) dan 3 orang sembuh, BTG-7, BTG-10, BTG-11, semuanya klaster Gowa. Jika ditotal per Kamis (4/6) pukul 14.00 Wita sudah ada 9 kasus sembuh dan masih dirawat 4 pasien.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Bontang, dr Bahauddin, hari ini juga menerima hasil dari UPTD Labkes Kalimantan Timur. Yakni, 20 orang terkonfirmasi negatif COVID-19. Selain kasus sembuh, 3 hasil konfirmasi negatif juga didapat BTG-06, BTG-09, BTG-12.

“Sekali lagi pemeriksaan swab dengan hasil negatif, mereka bisa dinyatakan sembuh,” kata Bahauddin.

Lanjut Baha, ada 14 hasil konfirmasi negatif dari OTG hasil rapid tes massal. Sehingga situasi status COVID-19 Kota Bontang pada tanggal 4 Juni 2020 adalah sebagai berikut:

  1. Penambahan 1 orang konfirmasi positif, kasus BTG-13 dirawat di RS.
  2. Penambahan 3 orang dinyatakan sembuh, kasusBTG-07, BTG-10, BTG-11
  3. Penambahan OTG sebanyak 6 orang. Rinciannya, 5 orang terkait hasil contact tracing kasus BTG-13, isolasi rumah sakit. Serta 1 orang hasil screening di fasilitas kesehatan, mempunyai riwayat perjalanan, hasil rapid tes reaktif, saat ini isolasi mandiri.

Berikut redaksi Pranala.co merangkum fakta-fakta pasien positif baru di Bontang, BTG-13;

  1. BTG-13 berjenis kelamin laki-laki, berusia 30 tahun.
  2. Pada 29 Mei 2020 hasil screening melalui rapid tes yang dilakukan perusahaan tempat bekerja dinyatakan reaktif
  3. Pada 31 Mei dilakukan swab dan dikirim ke RS Pertamina Balikpapan
  4. 3 Juni 2020 Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur menyampaikan kepada TimGugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Bontang, hasil pemeriksaan swab, bahwa terkonfirmasi postif COVID-19. Dirawat di RS, kondisi umum baik
  5. Telah dilakakukan contact tracing kepada anggota keluarga, saat ini 5 orang anggota keluarga diisolasi di RS, telah dilakukan swab, status OTG Karantina RS menunggu hasil swab.
  6. Contact tracing masih terus dilakukan. Tidak ada riwayat perjalanan. Ada riwayat kontak dengan keluarga yang datang dari Jogjakarta 2 bulan lalu.
  7. Berdasarkan informasi, BTG-13 kontak dengan keluarga tsb setelah selesai masa isolasi mandiri (14 hari)
  8. Kasus BTG-13 masuk kerja dan kontak dengan teman kerja. (*)

More Stories
Tahun Ini, Seleksi Paskibra Kaltim Ditiadakan