Menu

Mode Gelap

Balikpapan · 17 Mei 2022 19:48 ·

Tersinggung Disuruh-suruh, Gotong Royong Berujung Pembunuhan


					YS (38) tersangka kasus penikaman di Kilometer 10 pada, Minggu (15/5/2022) pagi. Perbesar

YS (38) tersangka kasus penikaman di Kilometer 10 pada, Minggu (15/5/2022) pagi.

Pelaku merasa tersinggung. Akhirnya diambillah pisau di sampingnya lalu menusuk dada korban.

pranala.co – YS (38) kini harus mendekam di balik jeruji akibat aksinya menikam rekannya saat kegiatan gotong-royong pembuatan Kapela di Jalan Soekarno-Hatta Kilometer 10, Balikpapan Utara, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim), Minggu (15/5/2022).

Kapolresta Balikpapan, Komisaris Besar Polisi Pol V Thirdy Hadmiarso mengatakan, pelaku melakukan aksi nekatnya karena tersinggung dengan korban berinisial MR yang kerap menyuruhnya melakukan pekerjaan.

Pelaku merasa tersinggung. Akhirnya diambillah pisau di sampingnya lalu menusuk dada korban.

Melihat korban sudah tak bernyawa, pelaku YS kemudian lari meninggalkan lokasi kejadian menuju Kilometer 15. YS berusaha kabur dengan kendaraan melintas di jalan.

Sebelumnya pelaku juga sempat mengancam salah satu petugas kebersihan jalan yang saat itu sedang bertugas, diancam dengan pisau itu, korban bergeming dan terluka, inisial S.

Sementara alasan korban S diserang pelaku karena menolak permintaan pelaku yang meminta diantarkan ke kantor polisi.

Namun sebelum berusaha kabur, rupanya di tempat kejadian pelaku sempat melukai dua orang. Satu korban meninggal, dan satu lagi korban lainnya berinisial AW terluka saat berusaha menahan pelaku agar tidak kabur.

“Pelaku ini juga ingin menikam korban AW dibagian dada, namun berhasil ditangkis korban dengan tangan kiri, sehingga korban menderita luka di pergelangan tangan kirinya,” terang Komisaris Besar Polisi Pol V Thirdy Hadmiarso saat konferensi pers, Selasa (17/5/2022).

Selain tangan, korban AW juga terluka di bagian punggung kiri saat mencoba menghindari hujaman pisau dari pelaku yang sempat diarahkan ke badannya.

Usai kejadian itu, pelaku pun berhasil diamankan oleh unit Opsnal Polsek Balikpapan Utara.  Dari hasil pemeriksaan polisi terhadap pelaku, Thirdy menyebut bahwa pelaku dalam keadaan emosi.

“Bukan (pembunuhan berencana),” ucapnya.

Pelaku juga melakukannya secara sadar. Atas perbuatannya, YS pun dijerat dengan pasal 351, dengan ancaman hukuman penjara di atas 5 tahun. (dw/id)

Artikel ini telah dibaca 50 kali

Avatar of Suriadi Said badge-check

Editor

Baca Lainnya

Australia Tawarkan Diri Ikut Pembangunan IKN

6 Juli 2022 - 13:51

pranala. 1

Tim Transisi IKN Gelar Konsultasi Publik, Ini Pesan Gubernur Kaltim

6 Juli 2022 - 09:54

Gubernur Kaltim, Isran Noor saat membuka konsultasi publik Studi Amdal Rencana Kegiatan Pembangunan Kawasan Terpadu Ibu Kota Nusantara (IKN) dan Fasilitas Pendukung Lainnya Provinsi Kalimantan Timur di Hotel Platinum Balikpapan.

Hewan Kurban di Balikpapan Bebas PMK

6 Juli 2022 - 09:02

Hewan Kurban di Balikpapan Bebas PMK

GM PLN Kaltimtara Langsung Lapor Gubernur Kaltim

6 Juli 2022 - 09:00

GM PLN Kaltimtara Langsung Lapor Gubernur Kaltim

Prakiraan Cuaca di Wilayah Kaltim Selasa 5 Juli 2022

5 Juli 2022 - 06:15

suasana bmkg

Khusus Putra-Putri Kaltim, Mulai Hari Ini UNESA Buka Pendaftaran Beasiswa Full S1 PLB

4 Juli 2022 - 19:29

Trending di Kaltim