Terlilit Utang, Gasak Harta Tetangga Ratusan Juta

oleh -
Kolase pelaku dan barang bukti saat diamankan di Polres Kutim. [ISTIMEWA]

SEORANG perempuan berinisial SF (45) warga Kutai Timur, Kalimantan Timur (Kaltim) ditangkap Jajaran Satreskrim Polres Kutim. Lantaran nekat mencuri barang berharga berupa emas puluhan gram dan uang tunai Rp 75 juta milik SA (57), tak lain tetangganya sendiri, Rabu [23/12] lalu.

Caranya dengan mengendap-endap, pelaku masuk rumah korban. Pelaku juga dengan cepat mengasak tas yang berisikan emas dan uang tunai di kamar korban yang tak pernah terkunci.

Mengetahui barang berharga miliknya hilang, SA pun melaporkan kejadian itu ke Polres Kutim. Butuh 2 hari, polisi berhasil menemukan pelaku pencurian itu yang tidak lain adalah tetangganya sendiri.

“Anggota kami yang datang sempat curiga dengan gerak gerik pelaku yang mencurigakan, setelah kita tekan dan alibinya kita patahkan, akhirnya pelaku mengakui telah mencuri uang milik tetangganya tersebut,” ungkap Kasat Reskrim Polres Kutim, AKP Abdul Rauf saat dihubungi, Jumat [1/1/2021].

Rauf menjelaskan pelaku yang mengetahui akan kedatangan polisi, sempat membuang barang bukti di area kebun miliknya di belakang rumah.

“Jadi pelaku ini sudah tahu kalau kami ingin datang, kepada anggota beralasan ke toilet, ternyata hanya untuk membuang barang bukti,” terangnya.

Perwira Berpangkat 3 balok emas itu menjelaskan, dari pengakuan pelaku, dirinya nekat mencuri lantaran tak memiliki pekerjaan, dan hanya tingga sebatang kara. Terlebih SF saat ini terlilit banyak utang.

“Uang hasil curiannya sudah digunakan pelaku untuk membayar utang-utangnya, sebesar 700 ribu rupiah, dan sisanya rencananya akan digunakan untuk membayar utang lainnya,” ucapnya.

Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya kini SA harus mendekam di balik jeruji. Polisi berhasil juga mengamankan barang bukti berupa dua buah gelang emas 19,710 gram, senilai Rp 9.850.000, satu buah cincin dengan berat 4,06 gram, senilai Rp 2.030.000, satu buah gelang bengkok Zebra dengan berat 9,950 gram, senilai Rp 4.775.000, satu buah kalung emas Korea dengan berat 18,770 gram, senilai Rp 16.797.000, satu buah cincin rolex dengan berat 8 gram, senilai Rp 8.000.000, satu buah liontin emas bermatakan batu alam, dan sisa uang tunai senilai Rp 74.300.000.

“Pelaku dijerat dengan pasal 365 KHUP tindakan pencurian dengan ancaman kurungan 9 tahun penjara,” pungkasnya.

 

 

[bud]

No More Posts Available.

No more pages to load.