Tanaman Hias Bontang jadi Primadona di Jawa Barat

Pejabat karantina Wilker Bontang memeriksa tanaman sebelum dilalulintaskan ke Cimahi, Jawa Barat

PRANALA.CO, Samarinda – Kekayaan alam hayati di Pulau Kalimantan, termasuk di Kalimantan Timur (Kaltim) menjadi daya tarik tersendiri. Khususnya, tanaman yang memiliki keindahan sekaligus nilai jual di pasaran seperti tanaman hias.

Aktivitas yang berkaitan dengan tanaman hias di tengah pandemi Covid-19 diindikasikan mengalami peningkatan. Warga yang mengurangi aktivitas sosial di luar rumah memiliki aktivitas baru seperti memelihara tanaman hias.

Kegiatan itu memberi dampak positif bagi warga dalam memanfaatkan waktu luang untuk melakukan kegiatan yang belum sempat dilaksanakan salah satunya bercocok tanam terutama tanaman hias. Tanaman hias menjadi tenar dan harganya juga naik daun.

Terbukti dengan adanya pengiriman tanaman hias dari Kota Bontang, Kaltim, Rabu 28 Oktober 2020. Pejabat Karantina Samarinda Wilayah Kerja (Wilker) Bontang menerima kedatangan pengguna jasa yang membawa puluhan batang tanaman hias.

Tanaman hias tersebut antara lain berjenis aglonema, Sirih gading, sansivera, keladi, anthurium. Jenis tanaman ini memang sedang digandrungi oleh para pecinta tanaman hias.

Sebelum dilalulintaskan Pejabat Karantina Wilker Bontang melakukan pemeriksaan fisik terhadap tanaman hias. Tanaman hias ini rencananya akan dikirim ke kota Cimahi, Jawa Barat.

Menurut Pejabat Karantina Samarinda Wilker Bontang yang bertugas, Rahmat Effendi, pemeriksaan tanaman hias berkaitan dengan kesesuaian jenis, jumlah, serta organisme pengganggu tumbuhan karantina (OPTK).

“Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan kesesuain jenis, jumlah, dan hasil pemeriksaan fisik tidak ditemukan Organisme Pengganggu Tumbuhan Karantina (OPTK), kondisi tanaman hias segar berjumlah 21 batang, dan bisa dilakukan pelepasan dengan menerbitkan sertifikat KT-12,” ujar Rahmat Effendi.

 

 

[fr|ks]

More Stories
Korban Aksi Represif Oknum Polisi, Lima Jurnalis Samarinda Laporkan Kasus ke Propam