Tahanan Tewas Dianiaya di Balikpapan, 6 Polisi Ngaku Hilang Kendali

  • Whatsapp
Keluarga korban menunjukan foto Herman kepada wartawan. (IDN Times/Hilmansyah)

PROPAM Polda Kalimantan Timur telah melakukan pemeriksaan terhadap enam orang anggota Satreskrim Polresta Balikpapan. Mereka diperiksa terkait tewasnya Herman (39), tahanan kasus pencurian handphone yang diduga akibat tindak kekerasan.

Kabag Penum Div Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan mengatakan, berdasarkan pemeriksaan terhadap keenam orang tersebut. Mereka mengaku hilang kontrol saat kejadian itu.

Bacaan Lainnya

“Para tersangka mengakui motifnya adalah hilang kontrol atau hilang kendali, sehingga melakukan tindakan kepada saudara Herman yang merupakan tersangka kasus pencurian dan pemberatan yang mengakibatkan tersangka Herman meninggal dunia,” kata Ramadhan kepada wartawan, Kamis (18/2).

Ramadhan mengungkapkan, para pelaku tersebut dikenakan sidang kode etik profesi kepolisian serta dilakukan mutasi terkait dengan kasus yang melibatnya itu.

“Setelah melaukan pemeriksaan sebanyak 7 orang dan 6 orang saksi, maka para pelaku para tersangka selain dikenakan sidang kode etik profesi kepolisian, sesuai dengan yang diatur dalam peraturan kapolri nomor 14 tahun 2011, yang bersangkutan telah dimutasi ke Yanma dan juga dicopot jabatannya,” ungkapnya.

Ia menegaskan, para pelaku saat ini sudah dilakukan pemeriksaan kode etik terkait kasus tersebut. “Jadi saat ini sudah dilakukan pemeriksaan kode etik dan juga proses pidananya,” tegasnya.

Diketahui, Herman, terduga pelaku pencurian HP di Balikpapan, diamankan Polresta Balikpapan pada 2 Desember 2020 tanpa mengenakan baju. Korban meninggal sehari kemudian, 3 Desember 2020, Herman meninggal setelah sempat muntah-muntah, dalam perawatan RS Bhayangkara.

Kematian Herman mencuatkan keganjilan. Kasus itu oleh keluarga Herman dilaporkan ke Propam Polda Kaltim pada 5 Februari 2021 melalui LBH Samarinda, setelah menemukan adanya lebam dari paha sampai jari kaki, dan juga punggung. Serta, luka gores pada jenazah Herman.

 

 

 

[MDK | KO]

Pos terkait