Stok Masker Langka, PKK Mahulu Bikin Sendiri untuk Dibagikan Gratis

Ketua TP PKK Mahulu Yovita Bulan memanfaatkan bagian rumahnya untuk bersama para anggota TP PKK Kabupaten membuat masker. Masker-masker ini nantinya akan dibagikan kepada masyarakat Mahulu. (hms)

KELANGKAAN stok masker di tengah pandemi Covid – 19 memicu gerakan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) untuk memproduksi masker yang terbuat dari bahan dasar kain.

Bertempat di kediaman Ketua TP PKK Yovita Bulan, seluruh anggota TP PKK Kabupaten mengambil bagian, mulai dari menggunting kain, menjahit hingga tahap akhir mencuci masker yang nantinya akan di bagikan ke masyarakat Mahulu.

Ketua TP PKK Kabupaten Yovita Bulan, menjelaskan tim PKK membuat masker berbahan dasar kain dan membagikan secara gratis sebagai bentuk kepedulian dan upaya berbagi di tengah musibah yang menimpa dunia khususnya di Mahulu.

“Di Mahakam Ulu saat ini masker terbilang langka. Kalaupun ada, harganya juga lebih mahal ketimbang sebelumnya, makanya kami kemudian memproduksi sendiri dari kain yang nantinya akan dibagikan gratis,” ujar Ketua TP PKK Kabupaten Mahakam Ulu Yovita Bulan di Ujoh Bilang, Rabu.

BACA JUGA:
UPDATE: 1 Orang Transmisi Lokal, Kukar Tambah 10 Kasus Positif Covid-19

Pembuatan masker berbahan kain dan akan dibagikan gratis ke masyarakat, merupakan bentuk kepedulian pihaknya di tengah musibah yang menimpa dunia yang juga berimbas hingga ke Mahakam Ulu.

Ia mengaku hampir dua pekan ini pengurus PKK kabupaten membuat masker yang segera dibagikan jika semuanya sudah jadi. Sedangkan ide pembuatannya diawali dari adanya pesanan masker kain oleh Dinas Kesehatan setempat yang kala itu memesan sebanyak 535 lembar.

Dalam memproduksi masker, kaum ibu yang tergabung di lembaga binaannya ini dapat menghasilkan rata-rata 50 lembar per hari. Diharapkan dalam waktu dekat semuanya sudah selesai sehingga siap dibagikan kepada warga di seputar ibu kota kabupaten.

“Membagikan masker secara gratis merupakan pancingan, selanjutnya kami harap pihak lain seperti para pengusaha dan semua elemen dapat turut membantu. Bahkan masyarakat secara mandiri juga bisa membuat masker dari kain yang ada di rumah masing-masing,” katanya.

Masing-masing dari mereka mengambil peran seperti ada yang menggunting kain, menjahit, hingga tahap akhir mencuci masker sebelum dibagikan. Ia juga menyarankan ke masyarakat untuk selalu menjaga pola hidup bersih dan sehat, termasuk rajin mengkonsumsi sayur maupun buah-buahan agar tidak mudah terserang berbagai penyakit.

BACA JUGA:
6 Ribu Orang Hilir Mudik di Pintu Masuk Kubar kurun Lima Hari

“Selaku Ketua PKK di tingkat kabupaten, saya juga menggerakkan kader PKK di lima kecamatan, yakni mengajak ikut ambil bagian mencegah penyebaran COVID-19 dan mengajak partisipasi aktif masyarakat untuk menjahit masker kain sendiri di rumah,” ucap Yovita. (hms)

More Stories
Antisipasi Covid-19, Wapres Minta Masyarakat Tidak Mudik Lebaran