Stadion Sempaja dan Palaran Masih Ditutup untuk Umum 

  • Whatsapp
Kondisi Stadion Utama Palaran, Samarinda, Kalimantan Timur. [ist]

GEGARA pandemi virus corona atau COVID-19 masih mewabah di Kalimantan Timur [Kaltim], dua stadion di Samarinda masih ditutup sementara bagi umum. Pertama Stadion Madya Sempaja dan kedua Stadion Utama Palaran. Kedua kompleks olahraga ini kerap digunakan warga olah fisik.

“Saat ini memang sudah masuk tahun 2021. Tapi, karena pandemik virus corona masih terjadi. Jadi, sementara stadion masih ditutup untuk umum,” ujar Agus Tianur, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim, Senin [4/1]petang seperti dilansir dari rilis resmi Pemprov.

Bacaan Lainnya

Wajar bila organisasi perangkat daerah (OPD) ini mengambil langkah tersebut pasalnya hingga saat ini virus corona masih mewabah. Data per 4 Januari 2021 jumlah akumulasi sudah mencapai 28.077 kasus.

Meski demikian dari total itu sebanyak 23.535 pasien sudah alami kesembuhan menyisakan 3.773 dalam perawatan. Kendati demikian 769 di antaranya tak bisa diselamatkan.

“Kami tidak ingin mengambil risiko. Akibatnya, akan berdampak pada keselamatan dan kesehatan masyarakat,” terangnya.

Sebenarnya dia tetap ingin dua kompleks olah fisik ini tetap buka setiap hari. Namun bila itu terjadi maka kerumunan warga tak akan bisa dihindari. Meski demikian, bila tetap ingin digunakan pihaknya tentu harus berkonsultasi dengan pimpinan tertinggi, baik gubernur, wagub, sekprov termasuk Satgas Penanganan COVID-19 Kaltim. Pasalnya, Dispora Kaltim tak ingin dua stadion ini jadi tempat penularan virus corona.

“Mudah-mudahan dalam waktu dekat kami bisa mengkonsultasikannya dan memberikan kepastian pembukaan kembali stadion,” sebutnya.

Dia menambahkan, bila memang mendapat mandat untuk dibuka bagi umum pihaknya pun memberi saran agar penggunaannya hanya untuk kegiatan olahraga saja. Sedangkan aktivitas sosial, seperti acara pernikahan dan kegiatan kemasyarakatan lainnya sebaiknya ditiadakan.

“Kegiatan olahraga ini diperlukan bagi para atlet untuk persiapan PON,” pungkasnya.

 

 

[js]

Pos terkait