BONTANG, Pranala.co – Setetes air bersih kini makin berharga di Bontang. Dan kabar baiknya, Pemprov Kalimantan Timur (Kaltim) berjanji menuntaskan pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional Indominco tahun ini juga. Bukan hanya rampung, tapi sekaligus mulai mengalir ke masyarakat.
Ini bukan janji kosong. Setidaknya, begitu menurut Kepala Bappeda Kaltim Yusliando yang ditemui usai Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) RPJMD Kota Bontang 2025–2029, Senin (19/5/2025) di Pendopo Rujab Wali Kota Bontang.
“Sudah dikerjakan. Targetnya selesai tahun ini juga. Nanti sambungan ke rumah tangga jadi tanggung jawab Pemkot Bontang,” ujarnya.
SPAM ini memang tidak main-main. Proyeknya menyedot dana besar: Rp24,27 miliar untuk distribusi di segmen poros Samarinda–Bontang, dan Rp59,93 miliar lagi untuk membangun unit produksinya. Dua-duanya dikerjakan di kawasan eks tambang Indominco.
Jaringan pipanya akan menjulur sejauh 26 kilometer dari bekas void tambang hingga ke instalasi pengolahan air. PT Indominco kebagian tanggung jawab menarik pipa itu. Sementara Dinas PUPR-PERA Kaltim memegang kendali untuk instalasi teknisnya.
Air yang disiapkan bukan asal-asalan. SPAM Void Indominco punya kapasitas 249 liter per detik. Artinya, cukup untuk mengaliri ribuan rumah jika berjalan optimal. Dan ini tentu kabar melegakan bagi warga Bontang, yang selama ini mulai kesulitan mendapatkan air bersih dari dalam tanah.
“Air baku bawah tanah semakin menipis. Kita perlu alternatif. Proyek ini diharapkan jadi solusi konkret,” ucap Yusliando. (*)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami















