Soal Kunjungan Istri Ketua Partai ke Beras Basah, Disporapar Akui Tak Ada Pemberitahuan Resmi

KUNJUNGAN istri Ketua DPD 1 Partai Golkar Kalimantan Timur, Sarifah Suraidah ke Pulau Beras Basah yang seharusnya masih tutup ditanggapi Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Bontang, Bambang Cipto Mulyono.

Bambang bilang kunjungan itu tanpa sepengetahuan pihaknya. Baru tahu setelah adanya pemberitaan di media. Meski begitu, dia masih memaklumi kunjungan wisata tersebut. Apalagi, jumlah rombongan yang berangkat tidak banyak. Sehingga masih bisa menyesuaikan protokol kesehatan, jaga jarak.

“Iya, saya baru tahu kunjungan beliau [Sarifah Suraida] dari pemberitaan. Tidak ada pemberitahuan resmi ke kami,” jelas Bambang saat menghubungi redaksi Pranala.co, Sabtu, 20 Juni 2020.

Dia mengakui tempat wisata termasuk Pulau Beras Basah memang belum dibuka untuk umum. Sesuai surat edaran yang Disporapar layangkan sejak 18 Maret 2020 lalu. Namun, kunjungan istri Rudy Mas’ud itu masih bisa dimakluminya. Apalagi, Sarifah tak hampir setiap saat punya waktu luang berlibur ke Beras Basah. Kunjungan itu pun hanya puluhan orang yang masuk dalam rombongannya.

“Kita bisa maklumi saja, apalagi Bu Sarifah ini kan jarang-jarang bisa berkunjung ke Bontang. Ditambah lagi. Ya, bisa dua atau 3 tahun lagi. Rombongannya juga enggak banyak ke Beras Basah,” kata Bambang lagi.

Sejatinya, lanjut Bambang, tempat wisata di Bontang akan segera dibuka. Pihaknya juga sedang menyiapkan protokol kesehatan bagi pengelola wisata di Bontang. Proses awalnya, Disporapar akan mengumpulkan pengelola wisata agar berkomitmen menerapkan protokol kesehatan jikalau wisata dibuka lagi.

“Kalau enggak ada halangan, Senin besok kami mau undang pengelola wisata. Kalau ada kesanggupan menaati protokol kesehatan, kami akan izinkan buka. Ini kami juga sudah intens koordinasi dengan Wali Kota [Neni Moerniaeni, red.],” urainya.

Mengenai protokol kesehatannya, Disporapar sudah punya bayangan. Antara lain; melarang ibu hamil atau anak berusia di bawah lima tahun berkunjung ke tempat wisata. Selain itu para lanjut usia atau mereka yang rentan terpapar virus corona. Ditambah lagi, protokol kesehatan pada umumnya. Memakai masker hingga menyediakan pencucian tangan dan sabun.

“Kalau mereka [pengelola wisata, red] bisa berkomitmen menerapkan protokol kesehatan, kami siap buka wisata akhir bulan ini,” pungkas Bambang.

Sebelumnya, Beredar video soal kunjungan ke Pulau Beras Basah, diperkirakan terjadi 17 Juni. Itu merupakan waktu masih ditutupnya akses ke Beras Basah bagi semua wisatawan. Video berdurasi 7 menit lebih itu menunjukan puluhan orang datang berwisata ke destinasi andalan Kota Bontang, Pulau Beras Basah. Mereka asyik bercengkerama sembari berenang dan menikmati keindahan pasir putih di pulau itu.

Belakangan diketahui, dia adalah Sarifah Suraidah, istri Ketua DPD 1 Golkar Kaltim, Rudy Mas’ud. Dia juga membawa anak-anaknya berlibur ke Kota Bontang, Kalimantan Timur.

Di video itu juga tampak wajah gembira anak-anak bermain dan berendam air laut. Sesekali juga Sarifah membagikan lembaran uang dengan cara memasukannya ke dalam alat menyerupai pistol mainan yang didesain khusus bisa mengeluarkan lembaran rupiah. Alat itu diacungkan ke atas sembari mematiknya hingga mengeluarkan uang, lalu  sebagian orang lagi berebut mengumpulkannya. (*)

More Stories
Inovatif, Desa di Kutai Kartanegara Tanam Padi di Atas Air