SKK Migas Pastikan Kilang Badak LNG Bontang Miliki Pembeli Baru

  • Whatsapp
Ilustrasi kilang pertamina.

SATUAN Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) memastikan telah meraih kontrak baru dengan sejumlah pembeli liquefied natural gas (LNG) untuk produksi Badak LNG.

Asal tahu saja, tahun ini salah satu kontrak ekspor LNG dari Kilang LNG Bontang yang dioperasikan Badak LNG ke konsorsium pembeli asal Jepang, Western Buyer (WBX) sebanyak 2 juta ton per tahun (MTPA) akan berakhir.

Bacaan Lainnya

Plt Kepala Divisi Program dan Komunikasi SKK Migas Susana Kurniasih menjelaskan kontrak WBX memang akan berakhir di Desember 2020. “WBX kebetulan kontraknya habis dan mereka sudah over supply dengan LNG yang sudah berkontrak sebelumnya,” ujar dia menukil Kontan.co.id, Senin (14/9).

Susana menambahkan, kendati kontrak dengan WBX akan berakhir pihaknya telah memperoleh kontrak baru dengan para pembeli lainnya.

“SKK Migas saat ini telah memiliki kontrak dengan pembeli lain, yaitu Kyushu dan kesepakatan dengan Shell,” ungkap Susana.

Adapun, kontrak dengan Kyushu berlaku untuk tahun 2021-2022 masing-masing sebanyak 2 kargo. Sementara kesepakatan dengan Shell untuk periode 2021-2025 dengan total 25 kargo.

Nantinya, Shell selaku trader akan memasarkan LNG ke sejumlah area sesuai area kontrak yakni Asia Timur dan Asia Tenggara.

Di sisi lain, Susana menegaskan saat ini memang belum ada kontrak baru lain yang disasar. “Kami hanya memasarkan gas yang sudah pasti,” pungkas Susana. (*)

Pos terkait