Pranala.co, BALIKPAPAN – Kabar baik untuk pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Balikpapan. Mulai sekarang, setiap hari Jumat, Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Balikpapan membuka layanan khusus untuk membantu peningkatan kualitas produk.
Program ini menyasar pendampingan menyeluruh. Mulai dari desain kemasan, strategi branding, hingga membuka akses pemasaran yang lebih luas.
Kepala Disdag Balikpapan, Haemusri Umar, menegaskan UMKM punya peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Karena itu, perhatian pemerintah diarahkan agar produk lokal bisa naik kelas.
“Setiap Jumat, mulai pukul 08.00 sampai 11.30 Wita, pelaku UMKM bisa datang langsung ke kantor Disdag. Kami siap mendampingi bagaimana cara mengemas produk agar lebih menarik dan punya nilai jual,” ujarnya, Senin (15/9/2025).
Menurut Haemusri, pembinaan dasar tetap dilakukan oleh Dinas Koperasi UMKM dan Perindustrian (DKUMKMP). Sementara, Disdag fokus pada membuka jalur pemasaran. Termasuk menggandeng hotel, restoran, hingga tempat hiburan untuk menampung produk UMKM.
“Kami ingin produk lokal tidak hanya laku di pasar Balikpapan, tapi juga bisa menembus pasar nasional bahkan ekspor,” tegasnya.
Saat ini, jumlah UMKM di Balikpapan tercatat lebih dari 35 ribu unit usaha. Sebagian di antaranya sudah berhasil merambah pasar internasional.
Produk unggulan seperti kopi dan kayu bajakah bahkan sudah diekspor ke Asia, Uni Emirat Arab, Korea, hingga Hong Kong. Ada yang diolah menjadi minuman, ada pula yang dikembangkan menjadi parfum.
Haemusri berharap layanan rutin tiap Jumat ini bisa menjadi pintu bagi UMKM Balikpapan untuk terus berkembang.
“Semakin banyak UMKM yang naik kelas, maka semakin besar pula kontribusinya untuk menggerakkan ekonomi daerah,” katanya. (SR)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami


















